- 8.8/10 (12 Reviews)

- 29 hari lalu
Pemerintah AS membuka laman arsip UAP melalui WAR.GOV/UFO, tetapi rilis awal ini belum menjadi bukti alien dan masih berisi banyak kasus yang belum terselesaikan.

Hedra.ID, Washington - Valve menaikkan harga Steam Deck OLED untuk dua model yang masih dijual. Model 512GB kini dibanderol US$ 789, naik dari harga sebelumnya 549 dolar AS. Model 1TB juga ikut naik, dari US$ 649 menjadi US$ 949 atau sekitar Rp17 jutaan.
Kenaikan ini membuat posisi Steam Deck OLED berubah. Untuk calon pembeli handheld PC, pertimbangannya kini bukan hanya soal ekosistem Steam, tetapi juga apakah harga barunya masih sepadan dibanding opsi lain di kelas yang sama.
Valve menyebut harga baru tersebut berkaitan dengan kenaikan biaya memori dan penyimpanan. Perusahaan juga menegaskan bahwa Steam Deck OLED tidak mendapat pembaruan hardware, sehingga kenaikan ini bukan datang dari peningkatan spesifikasi.
Yang perlu dicatat,tidak ada perubahan perangkat yang menyertai harga baru tersebut. Artinya, pembeli tetap mendapatkan Steam Deck OLED yang sama seperti sebelumnya, hanya dengan harga lebih tinggi.
Untuk model 512GB, selisihnya mencapai US$ 240. Pada model 1TB, kenaikannya lebih besar, yakni US$300.
Dengan harga baru ini, Steam Deck OLED menjadi lebih sulit dibaca sebagai handheld PC yang menarik terutama karena nilai harga. Daya tariknya masih ada pada integrasi dengan Steam dan pengalaman portable PC gaming yang relatif rapi, tetapi keputusan membeli kini perlu dihitung lebih hati-hati.
Bagi pengguna yang sudah lama mengincar Steam Deck, kenaikan ini membuat waktu pembelian menjadi lebih penting.
Sebelumnya, Steam Deck OLED bisa terasa sebagai pintu masuk yang cukup kuat ke handheld PC gaming. Setelah harga naik, calon pembeli perlu lebih serius membandingkannya dengan perangkat lain yang menawarkan pendekatan serupa.
Pertanyaannya bukan lagi hanya apakah Steam Deck nyaman dipakai, tetapi apakah harga barunya masih masuk akal untuk pola bermain yang dicari.
Untuk pasar seperti Indonesia, pertimbangannya bisa lebih rumit. Steam Deck belum menjadi produk yang dijual resmi secara luas, sehingga harga di kanal tidak resmi atau importir masih bisa dipengaruhi kurs, stok, pajak, garansi, dan biaya distribusi.
Kenaikan harga Steam Deck OLED juga membuat perhatian ikut mengarah ke perangkat Valve berikutnya, termasuk Steam Machine.
Sejauh ini, Valve belum mengumumkan harga resmi Steam Machine. Karena itu, belum aman menyimpulkan bahwa perangkat tersebut akan mengikuti pola harga yang sama.
Yang sudah terlihat adalah tekanan biaya memori dan penyimpanan ikut memengaruhi harga Steam Deck OLED.
Bagi calon pembeli perangkat gaming berbasis PC, kabar ini membuat waktu pembelian, ketersediaan stok, dan selisih harga antarperangkat menjadi faktor yang perlu dihitung lebih serius.