
- 17 hari lalu
Pemerintah menyiapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi di luar Komdigi. Independensinya akan ditentukan oleh desain pelaporan, anggaran, dan penegakan.

Hedra.ID, Eropa - Keputusan OnePlus menghentikan peluncuran produk baru di Eropa mulai terasa dampaknya bagi pengguna. Menjelang transisi tersebut, perusahaan induknya, OPPO, menawarkan sejumlah benefit bagi pengguna OnePlus yang bersedia bergabung ke ekosistem OPPO, termasuk AIRVOOC 50W Magnetic Charger secara gratis.
Promosi bertajuk “Join OPPO Family” tersebut dilaporkan mulai muncul melalui situs resmi OnePlus di beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Prancis, dan Spanyol. Pengguna juga memperoleh penawaran diskon untuk perangkat audio, smartwatch, dan tablet OPPO. Langkah ini muncul setelah OnePlus pada Juli 2026 mengonfirmasi tidak akan lagi meluncurkan produk baru di Eropa dan Amerika Utara.
Salah satu promo paling menarik adalah AIRVOOC 50W Magnetic Charger yang bisa diperoleh dengan harga €0. Harga normal aksesori tersebut tercatat sekitar €69,90 di situs OnePlus Jerman atau sekitar Rp1,4 juta.
Dengan harga yang terbilang mahal, charger ini mendukung pengisian wireless hingga 50W pada perangkat OnePlus yang kompatibel. Selain itu, sistem magnetisnya memungkinkan smartphone ditempatkan dengan posisi yang lebih presisi ketika mengisi baterai.
Namun, promo tersebut kemungkinan memiliki batas stok dan periode tertentu. Pengguna yang ingin mendapatkannya perlu memenuhi ketentuan program di negara masing-masing.
Selain charger gratis, pengguna OnePlus yang bergabung ke program OPPO juga dilaporkan memperoleh diskon hingga 50% untuk produk audio serta 30% untuk wearable dan tablet tertentu.
Seperti saat dikunjungi Hedra.ID, Sabtu (8/8/2026), situs OnePlus Jerman kini bahkan menyediakan halaman khusus yang merekomendasikan produk OPPO kepada pengguna OnePlus.
Halaman tersebut menampilkan sejumlah perangkat seperti OPPO Find X9 Series, OPPO Pad 5, OPPO Watch X3, hingga berbagai earbud Enco. OnePlus menyebut perangkat tersebut dirancang untuk memberikan kompatibilitas yang mulus dengan teknologi OnePlus yang sudah digunakan konsumen.
Pengguna yang memilih sebuah produk akan diarahkan dari situs OnePlus menuju OPPO Store. Strategi ini memperlihatkan bahwa keluarnya OnePlus dari Eropa tidak berarti OPPO akan meninggalkan basis konsumen yang telah dibangun merek tersebut. Sebaliknya, pengguna tampaknya secara bertahap diarahkan menuju produk OPPO yang berada dalam ekosistem teknologi yang sama.
Pemilik perangkat OnePlus tidak perlu langsung mengganti smartphone mereka. Pihak OnePlus menegaskan bahwa perangkat yang sudah beredar tetap mendapatkan pembaruan software, patch keamanan, layanan purnajual, dan dukungan garansi sesuai kebijakan yang berlaku ketika produk dibeli.
“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, OnePlus tidak akan lagi meluncurkan produk baru di Eropa dan Amerika Utara,” ujar pihak OnePlus dalam pernyataan resminya. Selain itu ditegaskan juga bahwa hak pengguna, termasuk dukungan purnajual dan pembaruan perangkat lunak, tetap dijamin.
Dengan demikian, perubahan terbesar untuk konsumen Eropa berada pada ketersediaan perangkat baru, bukan penghentian fungsi atau dukungan terhadap ponsel yang sudah dimiliki.
Keputusan ini juga tidak berarti merek OnePlus langsung berhenti beroperasi secara global. Perusahaan ini masih memiliki bisnis di sejumlah pasar, terutama China. Namun, penghentian peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara menandai perubahan besar dari strategi OnePlus yang sebelumnya agresif memperluas pasar internasional.
Counterpoint Research bahkan menilai era ekspansi global OnePlus sebagai “flagship killer” telah berakhir. Menurut Senior Research Analyst Counterpoint Maurice Klaehne, perusahaan kini semakin berfokus pada China setelah pengiriman perangkat di sejumlah pasar internasional melemah.
Tekanan juga datang dari kondisi industri smartphone. IDC dan Counterpoint memperkirakan pengiriman smartphone global mengalami tekanan pada 2026 akibat keterbatasan pasokan memori dan kenaikan biaya komponen.
Bagi konsumen Eropa, hadiah AIRVOOC 50W Magnetic Charger bisa menjadi kompensasi yang cukup menarik. Namun, promosi tersebut juga menjadi simbol perubahan yang lebih besar: OnePlus perlahan menyerahkan hubungan dengan sebagian konsumennya kepada OPPO.
Dalam jangka pendek, pengguna lama masih mendapatkan dukungan. Pertanyaan yang lebih menarik justru ada pada masa depan: apakah penggemar OnePlus bersedia beralih ke OPPO ketika tiba waktunya mengganti smartphone mereka.