
- 8 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.
Hedra.ID, California - Google mengonfirmasi akan menyesuaikan harga keluarga perangkat Pixel menyusul kenaikan biaya memori. Perubahan itu akan mencakup seri Pixel 11 yang segera diperkenalkan dan dapat memengaruhi ponsel Pixel yang sudah dijual.
Vice President of Devices and Services Google, Shakil Barkat, mengatakan industri teknologi sedang menghadapi lonjakan biaya yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Belum pernah ada kenaikan harga memori seperti yang sedang dialami dunia saat ini,” ujar Barkat dalam wawancara dengan 9to5Google, Jumat (24/7/2026).
Menurut Barkat, Google telah berusaha melindungi konsumen dari perubahan biaya pasokan selama mungkin. Namun, kondisi ekonominya kini berubah sehingga perusahaan tidak lagi dapat sepenuhnya menyerap tekanan tersebut. Penyesuaian harga akan diterapkan secara dinamis mengikuti kondisi pasokan.
Baca juga: Spesifikasi Pixel 11a Bocor, Baterainya Disebut Lebih Kecil
Meskipun begitu, Google belum mengungkap besaran kenaikan untuk setiap perangkat. Rincian harga Pixel 11 baru akan diumumkan dalam acara peluncuran pada 12 Agustus 2026.
Bocoran yang beredar menyebut harga awal beberapa model Pixel 11 dapat naik US$100 atau sekitar Rp1,8 juta. Sekali lagi, angka tersebut belum dikonfirmasi Google.
Perubahan harga juga disebut akan menjangkau ponsel Pixel yang saat ini masih beredar. Namun, Google belum menjelaskan model yang terdampak maupun kapan harga barunya mulai berlaku.
Di tengah kenaikan biaya, Google mengatakan promosi, program tukar tambah, dan paket layanan akan tetap menjadi bagian dari strategi penjualan Pixel. Perusahaan raksasa teknologi ini juga sedang berupaya menurunkan kebutuhan memori pada Android dan ekosistem aplikasi agar perangkat dapat memakai RAM lebih sedikit tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.