
- 12 hari lalu
Pemerintah menyiapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi di luar Komdigi. Independensinya akan ditentukan oleh desain pelaporan, anggaran, dan penegakan.

Hedra.ID, Chicago - Motorola tampaknya kembali menyiapkan ponsel lipat edisi khusus bersama Swarovski. Setelah menghadirkan Razr berwarna putih berhiaskan kristal pada tahun lalu, perusahaan kini disebut akan memberikan sentuhan lebih gelap pada Motorola Razr 70 Swarovski Edition.
Bocoran gambar yang beredar di The Mac Observer, Jumat (31/7/2026), memperlihatkan perangkat dengan panel belakang berwarna hitam dan tekstur tiga dimensi menyerupai pola quilted atau jahitan pada tas mewah. Sejumlah elemen kristal terlihat tersebar di bagian belakang, area di bawah layar luar, hingga engsel perangkat.
Berbeda dari Motorola Razr 60 Swarovski Edition yang menggunakan warna PANTONE Ice Melt bernuansa putih, model terbaru ini memilih warna hitam. Pilihan tersebut membuat pantulan kristalnya tetap terlihat, tetapi dengan tampilan yang relatif lebih tenang dan elegan.
Gambar yang dibagikan The Mac Observer menunjukkan kristal-kristal kecil ditempatkan mengikuti pola pada panel belakang. Sebuah kristal berukuran lebih besar juga terlihat menghiasi bagian engsel, sementara beberapa ornamen serupa diletakkan di bawah layar eksternal.
Desain dasarnya masih mempertahankan bentuk Motorola Razr 70 reguler. Ponsel memiliki layar luar yang mengelilingi dua kamera belakang, tombol daya dan pengatur volume di sisi perangkat, serta port USB-C dan lubang speaker di bagian bawah.
Bocoran tersebut juga memperlihatkan perangkat dalam beberapa posisi, termasuk ketika dibuka penuh, dilipat, dan ditekuk sebagian menggunakan mode Flex View. Posisi setengah terbuka ini dapat digunakan untuk mengambil foto, merekam video, atau melakukan panggilan video tanpa tripod tambahan.

Selain desain ponsel, bocoran gambar turut memperlihatkan isi kotak penjualannya. Motorola Razr 70 Swarovski Edition diperkirakan hadir bersama casing transparan, kabel USB-C, dan adaptor pengisian daya 33W.
Kehadiran adaptor di dalam kotak dapat menjadi nilai tambah, mengingat beberapa produsen ponsel premium kini tidak lagi menyertakan kepala charger dalam paket penjualan.
Namun, belum terlihat aksesori tas selempang khusus seperti yang pernah ditawarkan dalam paket Motorola Razr Swarovski generasi sebelumnya. Informasi ini masih harus menunggu pengumuman resmi Motorola.
Edisi Swarovski ini diperkirakan menggunakan Motorola Razr 70 reguler sebagai basis, bukan Razr 70 Plus atau Razr 70 Ultra. Artinya, perubahan kemungkinan besar hanya berfokus pada desain, material, kemasan, dan aksesori tanpa peningkatan besar pada perangkat keras.
Motorola Razr 70 reguler memiliki layar utama LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar eksternalnya berukuran 3,6 inci dengan refresh rate 90Hz. Perangkat tersebut ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7450X, RAM 8GB, dan penyimpanan internal 256GB atau 512GB.
Untuk fotografi, Razr 70 dibekali kamera utama 50MP dengan stabilisasi optik atau OIS, kamera ultrawide 50MP, serta kamera depan 32MP. Baterainya berkapasitas 4.800 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 30W dan pengisian nirkabel 15W.
Meski demikian, spesifikasi final edisi Swarovski belum dikonfirmasi. Informasi pada kemasan yang memperlihatkan adaptor 33W juga belum tentu menunjukkan kemampuan pengisian maksimum ponsel.
Kolaborasi antara Motorola dan Swarovski bukan hal baru. Pada Agustus 2025, keduanya memperkenalkan The Brilliant Collection yang mencakup Motorola Razr 60 dan Moto Buds Loop.
Razr 60 edisi tersebut menggunakan warna PANTONE Ice Melt, tekstur belakang tiga dimensi, serta 35 kristal Swarovski yang dipasang secara individual. Salah satu kristal berukuran lebih besar ditempatkan pada engsel dan memiliki 26 sisi untuk memantulkan cahaya.
Motorola menggambarkan koleksi itu sebagai perpaduan antara teknologi, mode, dan kemewahan. Kehadiran Razr 70 Swarovski Edition menunjukkan perusahaan kemungkinan ingin meneruskan strategi tersebut dengan pilihan desain yang lebih gelap.
Motorola belum mengungkap apakah Razr 70 Swarovski Edition akan dipasarkan secara global atau hanya tersedia di negara tertentu. Harga resminya juga belum diketahui.
Sebagai perbandingan, Motorola Razr Swarovski generasi sebelumnya dipasarkan mulai dari US$999 di Amerika Serikat. Namun, harga edisi terbaru dapat berubah karena perbedaan spesifikasi, aksesori, serta pasar tujuan.
Peluang perangkat ini hadir di Indonesia juga belum dapat dipastikan. Motorola sendiri telah kembali membawa seri Razr ke pasar nasional melalui peluncuran Razr 60 pada Februari 2026 dengan harga awal Rp10.999.000.
Apabila edisi Swarovski ikut masuk ke Indonesia, perangkat tersebut kemungkinan ditempatkan sebagai produk terbatas untuk pengguna yang mengutamakan desain dan eksklusivitas, bukan sekadar spesifikasi. Untuk saat ini, publik masih perlu menunggu pengumuman resmi Motorola mengenai harga, ketersediaan, dan jumlah unit yang akan dipasarkan.