- 8.8/10 (12 Reviews)

- 21 hari lalu
Rancangan AI Kill Switch Act menggeser regulasi AI menuju kendali operasional, dari pembatasan akses hingga penghentian sistem dalam kondisi darurat.

Hedra.ID, Beijing - Xiaomi memperkenalkan HyperOS 4 sebagai pembaruan besar berikutnya untuk sistem operasinya. Versi baru ini membawa perubahan cukup luas, mulai dari tampilan antarmuka bergaya kaca, opsi personalisasi tambahan, optimasi performa, hingga integrasi AI yang lebih dalam melalui Super XiaoAI 2.0.
Untuk saat ini, seperti dilansir Notebookcheck, Kamis (13/8/2026), HyperOS 4 masih difokuskan pada program beta di China. Xiaomi belum mengumumkan kapan versi globalnya akan tersedia.
Adapun perubahan paling mencolok pada OS ini ada pada desain antarmuka baru yang disebut Soft Light Glass. Xiaomi menggunakan lebih banyak elemen transparan, efek pencahayaan, blur, dan lapisan visual pada sejumlah bagian sistem, termasuk Quick Settings, menu, widget, folder, layar kunci, pusat kontrol, dan notifikasi.
Layar kunci juga mendapat lebih banyak ruang untuk personalisasi. Pengguna dapat menyesuaikan ukuran jam besar, sementara notifikasi kini bisa ditampilkan dalam format bertumpuk. Integrated Device Centre ikut diperbarui dengan tata letak baru dan akses yang lebih cepat untuk berpindah di antara beberapa rumah yang terhubung.
Namun, HyperOS 4 tidak hanya mengandalkan perubahan visual. Xiaomi juga melakukan optimasi pada runtime aplikasi dan pengelolaan memori untuk menjaga respons perangkat setelah digunakan dalam waktu lama.
Dalam pengujian internalnya, Xiaomi mengklaim waktu yang dibutuhkan untuk membuka 30 aplikasi secara berurutan setelah penggunaan panjang berkurang 17,5%. Perusahaan juga menyebut frame drop dapat ditekan hingga 28,9% dalam skenario pengujiannya.
Selain itu, plikasi Gallery menjadi salah satu contoh lain yang mendapat perhatian. Xiaomi mengklaim proses menelusuri koleksi thumbnail dalam jumlah besar dapat berjalan hingga 90% lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

AI tampaknya mendapat porsi lebih besar di HyperOS 4 melalui Super XiaoAI 2.0. Asisten generasi baru ini menggunakan keluarga model AI Xiaomi MiMo dan dirancang untuk menangani permintaan yang lebih kompleks, termasuk tugas yang melibatkan beberapa aplikasi atau perangkat.
Integrasi AI juga masuk ke sejumlah aplikasi bawaan. Di Recorder, misalnya, sistem dapat membantu membuat outline dan rangkuman rekaman, menandai bagian penting, serta melewati bagian tanpa suara.
Super XiaoAI Input Method mendapat kemampuan untuk mengubah suara menjadi teks yang lebih terstruktur dan mendukung terjemahan suara secara real-time. Xiaomi juga menambahkan AI Voice Notes yang memungkinkan pengguna memasukkan gambar ke dalam catatan, lalu meminta AI membantu menarik kesimpulan atau menyusun daftar pekerjaan dari isinya.
Selain itu, Xiaomi turut mendorong Super XiaoAI 2.0 menjadi asisten yang lebih aktif. Dalam pengumuman HyperOS 4, pihaknya menggambarkan sistem ini sebagai AI yang dapat memecah perintah kompleks menjadi beberapa langkah dan menggunakan aplikasi atau layanan yang relevan untuk menyelesaikannya.
Meski demikian, belum jelas apakah seluruh kemampuan Super XiaoAI 2.0 akan tersedia dalam bentuk yang sama di luar China. Banyak fitur AI Xiaomi masih bergantung pada layanan dan ekosistem yang berbeda antara pasar domestik dan internasional, sehingga ketersediaan versi global masih menunggu pengumuman resmi.
Program beta HyperOS 4 di China dimulai pada 14 Agustus 2026. Gelombang pertama mencakup sejumlah perangkat kelas atas dan perangkat terbaru Xiaomi serta Redmi, termasuk Xiaomi 17 series, Redmi K90 series, Xiaomi Pad 8, dan Xiaomi Pad 8 Pro.
Gelombang berikutnya dijadwalkan mulai 27 Agustus dan mencakup lebih banyak perangkat, termasuk Xiaomi 15 series, Xiaomi 17T, Xiaomi 17T Pro, serta sejumlah model Redmi. Tahap selanjutnya direncanakan mulai 17 September dengan perangkat seperti Xiaomi MIX Flip 2, Redmi K80 series, dan Xiaomi Pad 7 Ultra.
Jadwal tersebut merupakan rollout beta di China, bukan distribusi stabil untuk seluruh pengguna. Xiaomi juga belum mengumumkan jadwal HyperOS 4 versi global maupun daftar final perangkat internasional yang akan menerima pembaruan.
Dengan HyperOS 4, arah pengembangan Xiaomi terlihat semakin jelas: tampilan dibuat lebih ekspresif, performa sistem terus dioptimalkan, sementara AI mulai ditempatkan sebagai bagian yang lebih menyatu dengan aplikasi dan fungsi sehari-hari. Seberapa banyak perubahan itu akan dibawa ke pengguna global masih bergantung pada rollout berikutnya dari Xiaomi.