
- 2 bulan lalu
Apple resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan tertinggi setelah mengarungi era Tim Cook selama kurang lebih 15 tahun.

Hedra.ID, California - Apple memang menyiapkan Siri AI dan fitur Apple Intelligence baru untuk iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, dan visionOS 27. Namun, model on-device paling kuat yang menjadi dasar beberapa fitur terbaru hanya tersedia di perangkat tertentu.
Perbedaan ini penting karena dukungan software tidak otomatis berarti semua pengguna mendapat pengalaman AI yang sama. Sebuah iPhone bisa saja mendukung iOS 27, tetapi tetap tidak mendapat fitur AI paling lengkap.
Menurut Apple, model on-device paling canggih tersedia di iPhone Air, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, iPad M4 atau lebih baru dengan memori terpadu minimal 12GB, serta Mac M3 atau lebih baru dengan memori terpadu minimal 12GB.
Apple Vision Pro dengan M5 juga masuk dalam daftar perangkat yang mendukung model tersebut dan fitur expressive voices. Model ini dipakai untuk fitur seperti suara Siri yang lebih ekspresif dan dictation yang lebih maju.
Lewat fitur tersebut, pengguna bisa menyesuaikan gaya suara Siri, sementara dictation diklaim mampu menangkap ucapan menjadi teks dengan format yang lebih rapi, termasuk kapitalisasi dan tanda baca.
Daftar ini memperlihatkan bahwa Apple mulai membuat pemisahan yang lebih jelas. Ada perangkat yang mendukung Apple Intelligence secara umum, dan ada perangkat yang bisa menjalankan fitur AI generasi terbaru secara lebih penuh.
Berdasarkan informasi yang dilansir Mac World, Selasa (9/6/2026), Apple menyebut dukungan Apple Intelligence dan Siri AI mencakup iPhone 16 series atau lebih baru, iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, iPad mini dengan A17 Pro, iPad M1 atau lebih baru, Mac M1 atau lebih baru, Apple Vision Pro, serta beberapa model Apple Watch dengan syarat tertentu.
Artinya, pengguna iPhone 15 Pro atau iPhone 16 masih masuk dalam ekosistem Apple Intelligence. Namun, sebagian fitur yang membutuhkan model on-device paling kuat tetap tidak tersedia di perangkat tersebut.
TechRadar dan Tom’s Guide juga menyoroti batas ini. Kompatibel dengan Apple Intelligence tidak selalu berarti kompatibel dengan semua fitur AI terbaru. Bagi pengguna, ini menjadi catatan penting sebelum menganggap semua perangkat Apple Intelligence punya kemampuan yang sama.
Kenapa Apple memberikan batasan tertentu? Pasalnya, fitur AI on-device membutuhkan pemrosesan dan memori yang besar karena sebagian proses berjalan langsung di perangkat.
Berbeda dari fitur berbasis cloud sepenuhnya, fitur on-device sangat bergantung pada kemampuan hardware. Chip, kapasitas memori, dan arsitektur sistem ikut menentukan apakah sebuah fitur bisa berjalan dengan layak atau tidak.
Di satu sisi, pendekatan ini membantu Apple menjaga narasi privasi dan respons yang lebih dekat dengan perangkat pengguna. Di sisi lain, fitur tertentu menjadi lebih sulit dibawa ke perangkat lama.
Bagi pengguna yang sedang mempertimbangkan upgrade, batas ini membuat keputusan menjadi lebih spesifik. Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah iPhone mendapat iOS 27, tetapi apakah perangkat itu mendapat fitur AI yang benar-benar ingin dipakai.
Apple menyebut Siri AI akan tersedia sebagai beta pada akhir tahun ini untuk perangkat yang didukung dan memakai bahasa yang tersedia. Dukungan awal dimulai dari bahasa Inggris, lalu diperluas ke bahasa lain.
Apple juga mencatat bahwa beberapa fitur bisa berbeda berdasarkan wilayah dan bahasa. Untuk China, Siri AI dan fitur Apple Intelligence baru belum tersedia saat Apple masih mengurus persyaratan regulasi.
Bagi pengguna di Indonesia, informasi yang paling relevan saat ini adalah daftar perangkat dan status bahasa. Selama Apple belum merinci ketersediaan regional secara lebih spesifik, fitur yang diumumkan belum bisa dianggap hadir seragam untuk semua pengguna.
Pembaruan ini menunjukkan arah baru ekosistem Apple. Software tetap menjadi pintu masuk, tetapi fitur AI paling canggih makin ditentukan oleh perangkat yang dipakai.