
- 3 hari lalu
Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 serta membuka preorder di Indonesia. Simak harga dan perbedaan utama ketiganya.

Hedra.ID, New York - Light membuka prapesan Light Flip, ponsel minimalis dengan desain lipat klasik dan papan tombol fisik. Perangkat ini dijual seharga US$299 atau sekitar Rp5,37 juta. Apa saja kelebihan dari ponsel ini?
Light Flip dirancang untuk pengguna yang menginginkan fungsi dasar ponsel tanpa pengalaman seperti smartphone. Salah satu pendiri Light, Kaiwei Tang, mengatakan sebagian pengguna bahkan tidak ingin perangkat mereka terlihat seperti smartphone.
“Kami punya pengguna yang bilang, ‘Saya benci smartphone. Saya tidak ingin terlihat menggunakan smartphone,’” ujar Tang seperti dikutip Hedra.ID dari The Verge, Sabtu (25/7/2026).
Dari tampilan, ponsel ini memakai layar 2,8 inci pada bagian dalam, tetapi tidak mendukung kontrol sentuh. Pengguna mengoperasikannya melalui papan tombol angka, D-pad, dan beberapa tombol fungsi. Bagian luar juga tidak memiliki layar tambahan, hanya lampu notifikasi.
Menurut Tang, keputusan untuk tidak memasang layar luar dibuat agar pengguna harus membuka ponsel secara sengaja ketika membutuhkannya. Setelah ditutup, perangkat kembali tidak menampilkan informasi yang dapat menarik perhatian.
Light Flip menjalankan LightOS dengan sejumlah fungsi seperti panggilan, pesan, kamera, catatan, musik, kalender, dan navigasi. Perangkat ini juga memiliki RAM 6 GB, penyimpanan 128 GB, konektor USB-C, jack headphone, serta satu kamera belakang. Namun, tidak adanya cip NFC membuatnya tidak mendukung pembayaran nirsentuh.
Light juga membuka SDK yang memungkinkan pengembang membuat alat tambahan untuk LightOS. Tang mengatakan pemilik perangkat tetap dapat menentukan perangkat lunak yang ingin digunakan, meski perusahaan tidak berniat mendorong aplikasi media sosial atau fitur yang mengejar keterlibatan pengguna.
Selain pembelian langsung, Light menawarkan paket seharga US$39 atau sekitar Rp700 ribuan per bulan selama 24 bulan, termasuk perangkat dan layanan seluler perusahaan. Setelah masa kontrak selesai, ponsel menjadi milik pelanggan.
Light Flip diposisikan terutama sebagai ponsel kedua, bukan pengganti penuh iPhone atau perangkat Galaxy. Pengguna dapat meninggalkan smartphone utama di rumah ketika hanya membutuhkan komunikasi dan fungsi dasar.
Pengiriman awal Light Flip dijadwalkan mulai April 2027. Hingga kini, belum ada informasi khusus mengenai harga, kompatibilitas operator, maupun jadwal penjualannya di Indonesia.