- 8.8/10 (12 Reviews)

- 14 hari lalu
IMAX 70mm bisa layak dibayar lebih mahal daripada IMAX digital, tetapi hanya untuk film dan bioskop yang benar-benar memanfaatkan format tersebut.

Hedra.ID, Jakarta - ADVAN kembali meramaikan pasar tablet Indonesia dengan meluncurkan Tablet V11, perangkat yang secara khusus diarahkan untuk kebutuhan belajar dan produktivitas pelajar. Tablet ini dibanderol dengan harga peluncuran Rp2.499.000 dan mulai dijual pada 8 Agustus 2026 secara eksklusif melalui Shopee.
Dengan harga di kelas Rp2 jutaan, ADVAN mencoba menawarkan paket yang cukup lengkap. Tablet V11 membawa layar 11 inci, RAM 6 GB, penyimpanan 128 GB, koneksi 4G LTE, baterai 7.200 mAh, hingga dukungan docking keyboard.
“Advan Tablet V11 kami hadirkan sebagai teman belajar yang menggabungkan produktivitas dengan konektivitas,” ujar CEO ADVAN Chandra Tansri melalui keteragan resmi yang diterima Hedra.ID, Sabtu (8/8/2026).
Salah satu daya tarik utama ADVAN Tablet V11 adalah sistem operasinya. Perangkat ini sudah menjalankan Android 16 dan menyediakan akses ke Gemini AI.
Bagi pelajar, Gemini dapat dimanfaatkan untuk membantu merangkum dokumen, mencari penjelasan mengenai sebuah materi, menyusun ide presentasi, hingga menyederhanakan artikel atau teori yang cukup panjang. ADVAN memang menempatkan kemampuan AI tersebut sebagai salah satu nilai jual utama Tablet V11.
Namun, perlu dicatat bahwa ADVAN tidak menyebut adanya prosesor AI atau NPU khusus pada perangkat ini. Jadi, daya tarik AI V11 lebih banyak berasal dari integrasi layanan Gemini di Android ketimbang kemampuan AI yang diproses sepenuhnya secara lokal.
Layar 11 Inci dan Keyboard Docking
ADVAN Tablet V11 menggunakan layar IPS 11 inci dengan resolusi 1.200 x 1.920 piksel atau FHD+. Ukurannya cukup lapang untuk membaca materi digital, mengikuti kelas daring, mengerjakan dokumen, maupun menikmati konten video.
Tablet juga mendukung docking keyboard dengan touchpad. Kombinasi ini memungkinkan V11 digunakan dalam posisi menyerupai laptop ketika pengguna perlu mengetik tugas atau dokumen dalam waktu lama.
Pendekatan tersebut cukup masuk akal untuk perangkat yang menyasar pelajar. Pengguna bisa memakai layar sentuh untuk membaca dan menonton, kemudian memasang keyboard saat membutuhkan pengalaman mengetik yang lebih nyaman.
Untuk dapur pacunya, ADVAN hanya menyebut penggunaan prosesor octa-core dengan GPU Mali-G57 tanpa mengungkap nama chipset secara terperinci di situs resminya.
Tablet dibekali RAM fisik 6 GB yang dapat ditambah dengan RAM virtual hingga 6 GB. Dengan demikian, angka 12 GB yang dipromosikan merupakan kombinasi RAM fisik dan virtual, bukan RAM fisik 12 GB.
Penyimpanan internalnya berkapasitas 128 GB UFS 2.1 dan masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD. Dengan begitu pengguna tidak perlu khawatir kehabisan penyimpanan selama penggunaan.
Konfigurasi ini cukup memadai untuk menyimpan aplikasi pendidikan, dokumen, foto, serta materi video. Namun, pengguna yang membutuhkan performa berat untuk gaming atau penyuntingan video tetap perlu mempertimbangkan kemampuan chipsetnya.
Berbeda dari banyak tablet murah yang hanya mengandalkan Wi-Fi, ADVAN V11 sudah mendukung 4G LTE dengan Dual SIM. Kemampuan ini memungkinkan pelajar tetap terhubung ke internet tanpa harus mengandalkan hotspot dari ponsel.
ADVAN juga bekerja sama dengan IM3 untuk memberikan paket bundling yang diklaim memiliki total benefit lebih dari Rp1 juta. Detail manfaat dapat mengikuti syarat dan periode program yang berlaku.
Untuk menopang penggunaan sehari-hari, ADVAN memasang baterai berkapasitas 7.200 mAh dengan pengisian melalui USB Type-C.
Tablet ini juga membawa kamera belakang 8 MP dengan autofocus dan flash, kamera depan 5 MP, Bluetooth 5.0, serta dua speaker stereo. Kamera depan lebih relevan untuk kelas daring atau panggilan video, sedangkan kamera belakang dapat dimanfaatkan untuk memotret dokumen dan tugas.