- 8.8/10 (12 Reviews)

- 7 hari lalu
Smart glasses Meta layak untuk penggunaan terbatas dengan persetujuan yang jelas. Risiko rekaman, pemrosesan cloud, dan privasi orang lain membuatnya kurang cocok dipakai sembarangan.

Hedra.ID, Jakarta - Bagi remaja yang rutin memakai Threads, jawabannya cenderung “iya”, terutama jika mereka masih kesulitan mengatur waktu sendiri, sering memakai aplikasi hingga larut malam, atau belum memahami dampak membuka akun dan interaksi terlalu luas.
Namun, pengawasan sebaiknya tidak dipasang sekadar karena fiturnya tersedia. Orang tua perlu tahu masalah apa yang ingin diselesaikan dan membicarakannya lebih dahulu dengan anak. Fitur ini lebih berguna sebagai alat untuk menjalankan kesepakatan keluarga, bukan sebagai cara mengawasi semua aktivitas remaja secara diam-diam.
Dalam pengumumannya Selasa (21/7/2026), Meta menjelaskan bahwa orang tua dapat melihat berapa lama remaja menggunakan Threads selama tujuh hari terakhir. Informasi itu mencakup rata-rata penggunaan harian dan total waktu dari beberapa perangkat.
Orang tua juga dapat memasang batas harian atau memblokir akses pada hari dan jam tertentu. Fungsi ini paling mudah dirasakan manfaatnya ketika penggunaan Threads mulai mengganggu waktu belajar, istirahat, atau aktivitas keluarga.
Meta juga menyediakan pengaturan Sleep Mode. Dalam konfigurasi bawaan yang dijelaskan perusahaan, notifikasi dimatikan dan balasan otomatis dinyalakan antara pukul 22.00 dan 07.00. Orang tua dapat menyesuaikan jadwal tersebut melalui Family Center.
Batas waktu semacam ini lebih konkret daripada sekadar mengingatkan remaja agar tidak terlalu lama membuka media sosial. Ketika aturan sudah disepakati, pengaturan di aplikasi membantu membuat batas tersebut lebih konsisten.
Selain waktu pemakaian, orang tua dapat membantu mengatur siapa yang boleh menandai akun remaja, tingkat privasi akun, dan preferensi konten sensitif. Ini cukup relevan bagi remaja yang belum terbiasa memeriksa pengaturan akun atau sering menerima interaksi dari orang yang tidak dikenal.
Tetap saja, ruang lingkupnya terbatas. Pengumuman Meta tidak menyebut bahwa orang tua dapat membaca seluruh percakapan, mengetahui setiap unggahan yang dilihat, atau mendeteksi semua interaksi yang berisiko. Karena itu, Family Center tidak seharusnya diperlakukan sebagai alat pemantauan menyeluruh.
Pengawasan ini paling layak diprioritaskan bagi keluarga yang memang menghadapi masalah penggunaan. Misalnya, remaja terus membuka Threads setelah jam tidur, sulit berhenti meskipun sudah diingatkan, atau menggunakan akun dengan pengaturan yang terlalu terbuka.
Fitur tersebut juga lebih relevan untuk pengguna di bawah 16 tahun. Meta menyatakan bahwa orang tua dapat menentukan apakah remaja dalam kelompok usia ini boleh mengubah pengaturan Teen Account menjadi lebih longgar. Dalam situasi tersebut, pengawasan memberi orang tua kendali yang lebih berarti daripada hanya melihat statistik waktu penggunaan.
Sebaliknya, tidak semua keluarga perlu memperlakukan aktivasi sebagai urusan mendesak. Jika remaja jarang memakai Threads, mampu mengatur waktunya sendiri, dan sudah terbuka ketika membicarakan pengalaman di internet, perlindungan tambahan mungkin tidak banyak mengubah keadaan.
Threads juga sudah menerapkan perlindungan bawaan pada Teen Accounts. Menurut Meta, akun ini dibuat privat dan memiliki pembatasan terhadap konten yang dapat dilihat remaja. Artinya, akun remaja tidak sepenuhnya tanpa perlindungan ketika Family Center belum diaktifkan.
Cara orang tua mengenalkan fitur ini akan memengaruhi cara remaja menerimanya. Mengaktifkan semua pembatasan tanpa penjelasan bisa membuat anak melihatnya sebagai hukuman atau tanda bahwa orang tua tidak memercayainya.
Pendekatan yang lebih sehat adalah membicarakan masalahnya secara spesifik. Jika persoalannya penggunaan sampai larut malam, fokuskan pembicaraan pada jadwal tidur. Jika persoalannya interaksi dari orang asing, periksa pengaturan tagging dan privasi bersama-sama. Jika durasi pemakaian mulai berlebihan, sepakati batas waktu yang masih realistis.
UNICEF menyarankan orang tua membangun percakapan terbuka mengenai siapa yang berkomunikasi dengan anak, siapa yang dapat melihat unggahan mereka, dan aturan penggunaan perangkat di rumah. Untuk remaja, pengaturan keselamatan sebaiknya dipelajari bersama sambil tetap memberi mereka ruang untuk menyampaikan pendapat.
Pendekatan seperti itu membuat pengawasan lebih mudah dipahami. Remaja tahu mengapa batas dipasang, kapan batas dapat dievaluasi, dan perilaku apa yang sebenarnya dikhawatirkan orang tua.
Orang tua dari remaja yang aktif memakai Threads sebaiknya mengaktifkan pengawasan ketika fitur tersedia, terutama untuk pengguna di bawah 16 tahun atau remaja yang masih kesulitan mengatur waktu pemakaian.
Namun, jangan memasang semua pembatasan tanpa alasan yang jelas. Pilih kontrol yang sesuai dengan masalah keluarga, bicarakan bersama remaja, dan evaluasi kembali setelah berjalan. Family Center dapat membantu menjaga batas, tetapi hubungan terbuka tetap menjadi perlindungan yang tidak bisa digantikan oleh pengaturan aplikasi.