- 8.8/10 (12 Reviews)

- 10 hari lalu
Misi Artemis II kembali mencuri perhatian publik, bukan hanya karena berhasil membawa manusia kembali terbang jauh ke sekitar Bulan

Hedra.ID, Jakarta - Setelah sempat meredup di segmen flagship, Huawei akhirnya kembali “all-in” di Indonesia lewat peluncuran Huawei Mate 80 Pro, Jumat (18/4/2026). Bukan sekadar comeback, perangkat ini langsung membawa spesifikasi kelas atas, mulai dari chipset terbaru, kamera flagship, hingga teknologi AI yang makin agresif.
Dengan harga rilis sekitar Rp16.999.000, Huawei jelas menargetkan segmen premium. Tapi pertanyaannya: apakah cukup kuat untuk menantang dominasi iPhone dan Samsung?
Huawei Mate 80 Pro hadir sebagai flagship penuh tanpa kompromi. Dari sisi performa, perangkat ini ditenagai chipset Kirin 9030 Pro (7nm) yang dipadukan dengan RAM 16GB dan storage 512GB—kombinasi yang jelas ditujukan untuk power user.
Layarnya juga jadi salah satu highlight utama, di mana memiliki keunggulan:
Dengan spesifikasi ini, Mate 80 Pro tidak hanya tajam, tapi juga tetap nyaman digunakan di kondisi outdoor ekstrem, tentunya relevan untuk pengguna di Indonesia dengan intensitas cahaya tinggi.
Selama ini smartphone flagship Huawei memiliki reputasi bergengsi di sektor kamera, begitu pada Mate 80 Pro. Pasalnya, untuk konfigurasi kamera belakangnya, smartphone ini mengusung spesifikasi ..50MP Ultra Lighting (RYYB, variable aperture f/1.4–f/4.0, OIS), 40MP ultrawide, 48MP telefoto makro.
Selain itu, teknologi RYYB yang jadi ciri khas Huawei memungkinkan penangkapan cahaya lebih banyak dibanding sensor konvensional, hasilnya, foto low-light tetap tajam. Ditambah variable aperture, pengguna bisa mengatur depth of field secara lebih fleksibel, mendekati pengalaman kamera profesional.
Untuk penggunaan harian, Huawei menyematkan baterai 5.750 mAh, yang tergolong besar di kelas flagship yang didukung dengan teknologi 100W wired fast charging, 80W wireless charging, dan 18W reverse charging
Seperti halnya kebanyakan smartphone flagship, Huawei juga mendorong fitur berbasis AI yang memanjakan pengguna. Adapun fitur AI tersebut adalah:
Fitur ini menunjukkan arah baru smartphone: bukan hanya hardware, tapi juga kecerdasan software yang membantu pengguna sehari-hari.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan: perangkat Huawei masih belum menggunakan layanan Google secara penuh. Meski sudah punya ekosistem sendiri lewat HMS (Huawei Mobile Services), adaptasi pengguna Indonesia masih jadi tantangan.
Bagi sebagian orang, ini bukan masalah besar. Tapi untuk pengguna yang sudah terbiasa dengan Google ecosystem, ini bisa jadi deal breaker.
Seperti generasi sebelumnya, Huawei Mate 80 Pro tetap berjalan dengan HarmonyOS 6.0 tanpa Google Mobile Services (GMS).
Untuk sebagian pengguna, ini bukan masalah. Tapi bagi yang sudah deeply integrated dengan Google ecosystem, ini masih jadi faktor penentu.
Dan, dalam mendukung tahan tahannya dalam penggunaan, Huawei diperkuat dengan sertifikasi IP68 dan IP69 yang membuatnya siap digunakan pada kondisi ekstrem Fitur ini cukup relevan untuk pengguna di Indonesia yang sering menghadapi kondisi cuaca dan lingkungan yang tidak selalu ideal.
Huawei Mate 80 Pro hadir dalam tiga pilihan warna elegan, yaitu Black, Green, dan Gold. Untuk varian 16GB RAM + 512GB penyimpanan, smartphone ini dibanderol dengan harga Rp16.999.000.
Selama periode promosi 24 April hingga 24 Mei 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan berbagai penawaran menarik dengan total keuntungan hingga Rp7,5 juta. Promo tersebut mencakup cashback bank hingga Rp3 juta serta program trade-in dengan cashback hingga Rp2 juta.
Huawei Mate 80 Pro sudah tersedia melalui Huawei Store, berbagai platform e-commerce resmi seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, Lazada, dan TikTok Shop, serta jaringan ritel resmi Huawei di seluruh Indonesia.