
- sebulan lalu
Samsung resmi mengonfirmasi bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu identitas khas ponsel Galaxy


Hedra.ID, Shenzhen - Huawei resmi membawa MatePad Pro Max ke pasar global. Tablet flagship ini menjadi salah satu perangkat paling ambisius Huawei di kategori tablet layar besar, terutama karena desainnya yang sangat tipis.
Dalam halaman spesifikasi globalnya, Huawei mencantumkan MatePad Pro Max dengan ketebalan 4,7 mm. Bobotnya sekitar 499 gram untuk versi standar dan 509 gram untuk PaperMatte Edition, meski angka ini bisa berbeda tergantung konfigurasi dan metode pengukuran.
Angka tersebut membuat MatePad Pro Max terlihat menarik untuk kelas tablet 13 inci. Biasanya, tablet layar besar harus berkompromi dengan bodi yang lebih berat atau tebal, terutama jika ingin tetap membawa baterai besar dan sistem pendinginan memadai.
MatePad Pro Max memakai layar Flexible OLED berukuran 13,2 inci dengan resolusi 3000 × 2000 piksel. Huawei juga mencantumkan rasio layar-ke-bodi 94 persen dan tingkat kecerahan hingga 1.600 nit.
Untuk varian PaperMatte Edition, Huawei menyematkan teknologi layar yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya. Pendekatan ini bukan hal baru di lini MatePad, tetapi tetap relevan untuk pengguna yang sering membaca dokumen, membuat catatan, atau menggambar dengan stylus.
Tablet ini juga mendukung HUAWEI Glide Keyboard dan M-Pencil Pro sebagai aksesori. Artinya, MatePad Pro Max tidak hanya diposisikan sebagai perangkat hiburan, tetapi juga sebagai tablet produktivitas untuk kerja ringan, pencatatan, dan kebutuhan kreatif.
Huawei membekali MatePad Pro Max dengan HarmonyOS 4.3, RAM 12 GB, dan pilihan storage 256 GB atau 512 GB. Perangkat ini juga mendukung fitur multitasking dan aksesori keyboard yang membuatnya terasa lebih dekat ke laptop.
Namun, klaim produktivitas tetap perlu dibaca dengan konteks. Untuk pengguna yang bekerja dengan dokumen, presentasi, catatan, desain ringan, atau browsing, tablet seperti ini bisa menjadi perangkat kerja yang praktis.
Tetapi untuk pekerjaan yang bergantung pada aplikasi desktop tertentu, sistem berbasis tablet masih punya batas. Dalam hal ini tentunya perlu mempertimbangkan tablet premium sebagai pengganti laptop utama.
Salah satu bagian menarik dari MatePad Pro Max adalah baterainya. Huawei mencantumkan kapasitas 9.760 mAh untuk pasar Uni Eropa dan 10.400 mAh untuk pasar non-Uni Eropa.
Tablet ini mendukung pengisian cepat hingga 66 W, dengan catatan membutuhkan adaptor dan kabel HUAWEI SuperCharge yang sesuai. Huawei juga mencantumkan dukungan reverse charging kabel hingga 40 W.
Untuk audio, MatePad Pro Max membawa enam speaker dan empat mikrofon. Kombinasi ini cukup masuk akal untuk tablet layar besar yang ditujukan untuk menonton, meeting online, dan aktivitas kerja jarak jauh.
Di pasar global, MatePad Pro Max dilaporkan hadir dalam beberapa konfigurasi. FoneArena mencatat harga paket PaperMatte Edition di Eropa mulai dari €1.399, sementara laporan lain menyebut harga awal di Inggris berada di kisaran £999,99.
Untuk Indonesia, belum ada informasi resmi soal harga dan jadwal penjualan MatePad Pro Max. Situs Huawei Indonesia saat ini masih menampilkan lini MatePad lain, termasuk MatePad Pro 12.2 dan MatePad Pro 13.2, tetapi belum menunjukkan halaman khusus MatePad Pro Max.
Kondisi ini membuat pembaca Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum menarik kesimpulan soal harga lokal. Jika masuk resmi, posisinya kemungkinan berada di atas MatePad Pro 12.2 dan mendekati segmen tablet produktivitas premium.
MatePad Pro Max memperlihatkan arah Huawei yang semakin serius di pasar tablet besar. Fokusnya bukan hanya spesifikasi tinggi, tetapi juga kombinasi layar besar, bodi tipis, stylus, keyboard, dan software produktivitas.
Tetap saja, daya tarik perangkat ini di Indonesia akan sangat bergantung pada tiga hal: harga resmi, paket aksesori yang dibawa, dan seberapa cocok ekosistem HarmonyOS dengan kebutuhan aplikasi pengguna lokal.