- 8.8/10 (12 Reviews)

- 19 hari lalu
Beijing mulai membatasi ekspor teknologi canggih ke Amerika Serikat. Kali ini sasarannya adalah industri panel surya

Hedra.ID, California - Apple dilaporkan sedang menyiapkan perubahan penting untuk Apple Intelligence di iOS 27. Alih-alih hanya mengandalkan satu model AI pihak ketiga, pengguna iPhone disebut akan bisa memilih model AI yang ingin dipakai untuk sejumlah fitur bawaan Apple.
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip Hedra.ID, Rabu (6/5/2026), fitur itu secara internal disebut “Extensions”. Melalui fitur ini, pengguna disebut dapat mengakses kemampuan AI generatif dari aplikasi yang terpasang, lalu memakainya di fitur Apple Intelligence seperti Siri, Writing Tools, Image Playground, dan fitur lain.
Perubahan ini juga disebut tidak hanya berlaku untuk iPhone. Bloomberg melaporkan fitur serupa disiapkan untuk iPadOS 27 dan macOS 27, dengan rencana peluncuran pada pembaruan sistem operasi Apple tahun ini.
Reuters, yang juga mengutip laporan Bloomberg, menulis bahwa pengguna nantinya dapat memilih layanan AI melalui aplikasi Settings. Model AI pihak ketiga perlu lebih dulu menambahkan dukungan melalui aplikasi mereka di App Store agar bisa dipakai sebagai bagian dari Apple Intelligence.
Dengan pendekatan ini, Apple tampaknya tidak sekadar menambahkan chatbot baru ke dalam sistem operasi. Perusahaan justru sedang menguji cara agar layanan AI dari pihak lain bisa masuk ke fitur yang sudah dipakai pengguna sehari-hari di perangkat Apple.
Google dan Anthropic disebut termasuk pihak yang sedang diuji secara internal. Artinya, model seperti Gemini atau Claude berpotensi menjadi opsi di Apple Intelligence jika integrasinya benar-benar dirilis.
Saat ini, integrasi pihak ketiga yang paling terlihat di Apple Intelligence adalah ChatGPT dari OpenAI. Di situs resminya, Apple menjelaskan bahwa ChatGPT terhubung ke Siri, Alat Menulis, kecerdasan visual, Image Playground, dan Pintasan.
Apple juga menyebut pengguna tetap mengontrol kapan ChatGPT digunakan, termasuk ketika informasi perlu dibagikan ke layanan tersebut. Pengguna bisa memakai ChatGPT tanpa akun, sementara pelanggan ChatGPT dapat menghubungkan akun untuk mengakses fitur berbayar.
Jika fitur “Extensions” benar hadir di iOS 27, posisi ChatGPT bisa berubah dari opsi utama menjadi salah satu dari beberapa pilihan. Bagi pengguna, perbedaannya cukup praktis: mereka tidak hanya memakai AI yang dipilih Apple, tetapi bisa menyesuaikan model berdasarkan preferensi atau aplikasi yang mereka pakai.
Kabar ini masih berada di wilayah laporan, bukan pengumuman resmi Apple. Karena itu, detail seperti daftar model yang akan tersedia, negara yang kebagian lebih dulu, bahasa yang didukung, serta aturan privasinya masih perlu menunggu konfirmasi langsung dari Apple.
Penting untuk dicatat, Apple Intelligence sendiri tidak selalu tersedia di semua model iPhone, bahasa, atau wilayah. Apple juga menyatakan output model generatif bisa tidak akurat, sehingga informasi penting tetap perlu diperiksa ulang.
Namun, arah yang dilaporkan cukup jelas. Apple tampaknya ingin menjadikan iPhone, iPad, dan Mac sebagai tempat AI bekerja di level sistem, sambil tetap membuka ruang bagi model dari perusahaan lain.
Jika rencana ini berjalan, iOS 27 bisa menjadi langkah besar Apple untuk mengejar ketertinggalan persepsi di AI tanpa harus membangun semua model sendirian. Apple cukup menjaga pengalaman, kontrol pengguna, dan integrasi sistem, sementara pilihan model AI bisa datang dari ekosistem aplikasi yang lebih luas.