- 8.8/10 (12 Reviews)

- 9 hari lalu
Samsung resmi memperluas fitur Galaxy AI ke perangkat generasi sebelumnya melalui pembaruan One UI 8.5.

Hedra.ID, Seoul - Samsung tampaknya bakal merilis dua model Galaxy Z Fold 8 sekaligus, dan salah satunya hadir dengan bentuk baru yang belum pernah ada di lineup Fold konvensional. Berdasarkan informasi yang dikutip dari bocoran terbaru dari leakster terpercaya Ice Universe, Selasa (28/4/2026), ponsel lipat ini memiliki detail layar berasio 4:3 dan bodi yang sangat tipis saat dibentang.
Kalau rumor ini akurat, Galaxy Z Fold 8 Wide bakal jadi terobosan desain pertama Samsung di lini utama perangkat lipat book-style dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini Samsung konsisten menggunakan bahasa desain yang nyaris sama sejak Galaxy Z Fold 3, dan varian Wide menandakan perusahaan Korea Selatan itu kini siap melakukan pergeseran fundamental untuk bersaing di pasar yang makin ramai.
Perubahan ke rasio 4:3 saat perangkat dibuka penuh menawarkan pengalaman yang lebih mendekati tablet dibandingkan smartphone lipat pada umumnya. Ini bukan sekadar perubahan angka, karena bagi pengguna yang biasa bekerja dengan dokumen, membaca, atau menonton video di layar luas, rasio 4:3 menyediakan lebih banyak ruang vertikal tanpa mengorbankan terlalu banyak ruang horizontal yang menganggur di sisi kiri dan kanan layar.
Bodi yang super tipis, yakni hanya 4,3 milimeter saat dibentang jadi nilai jual yang kuat jika Samsung benar-benar mampu merealisasikannya. Perangkat lipat yang tersedia saat ini memang sudah lebih tipis dari generasi awal, tapi masih cukup tebal secara keseluruhan. Dengan ketebalan 4,3mm, Samsung ingin memposisikan diri sebagai standar baru di industri perangkat lipat premium.
Bocoran juga menyebut bahwa potongan kamera depan yang umum disebut kamera di bawah layar diperkecil dari generasi sebelumnya. Perubahan ini terlihat minor, tapi punya dampak nyata pada pengalaman visual. Semakin kecil punch hole atau kamera di bawah layar, semakin luas area layar yang bisa digunakan untuk konten tanpa gangguan visual yang mengganggu.
Samsung tidak sendirian dalam mendorong batas desain perangkat lipat premium. Varian Wide ini diposisikan sebagai penantang langsung Huawei Pura X Max dan iPhone Ultra dari Apple, dua kompetitor yang sudah lebih dulu hadir dengan form factor berbeda di segmen yang sama. Ketiganya bersaing memperebutkan perhatian konsumen yang bersedia membayar mahal untuk perangkat yang menggabungkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu genggaman.
Bagi konsumen di Indonesia yang memantau perkembangan Galaxy Z Fold series, varian Wide ini punya daya tarik tinggi karena selama ini keluhan utama terhadap perangkat lipat adalah layar yang terlalu sempit dan bodi yang terlalu tebal. Namun perlu dicatat tegas: belum ada informasi resmi apakah Samsung bakal membawa model Wide ini ke pasar Indonesia secara resmi, dan seluruh spesifikasi yang beredar masih bersifat bocoran awal yang bisa berubah sebelum pengumuman final Samsung.