- 8.8/10 (12 Reviews)

- sebulan lalu
Samsung meluncurkan Certified Re-Newed di India, program HP refurbished resmi dengan garansi satu tahun, suku cadang asli, dan pembaruan software.

Hedra.ID, India - Tecno kembali memperkuat lini Pova lewat kehadiran Tecno Pova 8 5G. Smartphone ini lebih dulu diperkenalkan di India dengan membawa kombinasi yang cukup menggoda untuk kelas menengah: baterai jumbo 8.000 mAh, layar 144Hz, chipset MediaTek Dimensity 7100, serta desain futuristis dengan panel lampu interaktif di bagian belakang.
Secara positioning, Pova 8 5G tampak masih diarahkan untuk pengguna muda yang aktif bermain game, menonton video, dan membutuhkan ponsel dengan daya tahan baterai panjang. Strategi ini cukup masuk akal, karena seri Pova selama ini memang dikenal sebagai lini performa Tecno yang menonjolkan baterai besar dan tampilan bergaya gaming.
Di India, Tecno Pova 8 5G dibanderol mulai 29.999 rupee untuk varian 6GB RAM + 128GB storage, sementara versi 8GB RAM + 128GB storage dijual 31.999 rupee. Jika dikonversi kasar, harganya berada di kisaran Rp5,8 juta hingga Rp6,2 juta, bergantung kurs dan skema pajak di masing-masing negara. Media berbasis di Indonesia, Mint, menyebutkan penjualan perangkat ini dijadwalkan mulai 18 Juni melalui Flipkart dan jaringan retail di India.
Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian dari Tecno Pova 8 5G adalah desain belakangnya. Tecno membekali ponsel ini dengan Alive Matrix Display, sebuah panel visual interaktif yang menyatu dengan modul kamera.
Panel ini bukan sekadar ornamen. Alive Matrix Display dapat menampilkan animasi untuk notifikasi, panggilan masuk, status pengisian daya, musik, hingga aktivitas gaming. DetikInet mencatat panel tersebut mendukung hingga 49 animasi berbeda, membuat tampilannya terasa lebih personal dan berbeda dari banyak ponsel lain di kelasnya.
Pendekatan desain seperti ini cukup menarik karena pasar smartphone menengah kini tidak lagi hanya bertarung di angka spesifikasi. Banyak merek mulai mencari ciri visual yang mudah dikenali, terutama untuk menarik pengguna muda yang aktif di media sosial.
Di bagian depan, Tecno Pova 8 5G membawa layar LCD 6,76 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 144Hz. Refresh rate tinggi ini membuat pergerakan animasi, scrolling media sosial, hingga pengalaman bermain game terasa lebih mulus dibanding layar 60Hz atau 90Hz.
Layar tersebut juga mendukung tingkat kecerahan hingga 950 nits dan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light. Artinya, perangkat ini disiapkan bukan hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk penggunaan harian dalam durasi panjang, termasuk menonton video, membaca, atau bekerja lewat ponsel.
Untuk performa, Tecno Pova 8 5G ditenagai MediaTek Dimensity 7100 berbasis fabrikasi 6nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 128GB. Kombinasi tersebut cukup relevan untuk kebutuhan multitasking, gaming kasual hingga menengah, serta penggunaan aplikasi berat.
Menariknya, Tecno juga menyematkan pendekatan triple-chipset. Selain chipset utama Dimensity 7100, ada G1 Signal Enhancement Chip untuk membantu memperkuat sinyal seluler dan SE1 Wi-Fi Enhancement Chip untuk menjaga stabilitas koneksi Wi-Fi. Fitur ini bisa menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna di wilayah yang kualitas jaringan seluler atau Wi-Fi-nya belum selalu stabil.
Agar performa tidak cepat turun saat dipakai bermain game, Tecno menambahkan sistem pendingin berbasis lembaran grafit dengan area sekitar 15.000 mm². Sistem ini dirancang untuk membantu menjaga suhu perangkat tetap terkendali ketika ponsel digunakan dalam sesi panjang.
Daya tahan baterai menjadi nilai jual paling kuat dari Tecno Pova 8 5G. Ponsel ini mengusung baterai 8.000 mAh, jauh lebih besar dibanding banyak smartphone menengah yang umumnya masih berada di kisaran 5.000 mAh hingga 6.000 mAh.
Sebagai perbandingan, Tecno Pova 7 yang sudah hadir di situs resmi Tecno Indonesia membawa baterai 7.000 mAh dengan dukungan 45W Flash Charge. Jadi, Pova 8 5G menawarkan lompatan kapasitas yang cukup jelas dari generasi sebelumnya.
Tecno mengklaim baterai Pova 8 5G mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Dalam skenario tertentu, baterai ini disebut bisa digunakan untuk mendengarkan musik lebih dari 85 jam, streaming YouTube hingga 29 jam, atau bermain Mobile Legends: Bang Bang lebih dari 14 jam. Untuk pengisian daya, tersedia fast charging 45W melalui USB-C.
Di sektor kamera, Tecno Pova 8 5G membawa kamera utama 50MP Sony LYT-600 dengan dukungan 2x lossless zoom dan perekaman video hingga resolusi 2K. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 13MP yang juga mendukung perekaman video hingga 2K.
Ponsel ini langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka HiOS 16. Tecno juga menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi Android serta tiga tahun pembaruan keamanan. Untuk kelas menengah, komitmen pembaruan seperti ini penting karena semakin banyak konsumen yang mempertimbangkan umur pakai perangkat, bukan sekadar spesifikasi saat peluncuran.
Fitur lain yang ikut dibawa mencakup sertifikasi IP64, speaker stereo Dolby Atmos, NFC, IR Blaster, AI YouTube Summary, AI Noise Cancellation, dan AI LightMaster 2.0.
Untuk pasar Indonesia, Tecno Pova 8 5G belum diumumkan secara resmi. Namun, peluangnya cukup besar karena perangkat dengan kode model LK6 yang diduga sebagai Pova 8 5G disebut telah terpantau mengantongi sertifikasi TKDN Kementerian Perindustrian dan sertifikat Postel Komdigi. Dua dokumen ini biasanya menjadi tahap penting sebelum ponsel dipasarkan resmi di Indonesia.
Kehadiran Pova 8 5G juga akan menarik karena persaingan smartphone menengah di Indonesia semakin ketat. Menurut Omdia, pengiriman smartphone Asia Tenggara turun 9 % secara tahunan pada kuartal I 2026, tetapi harga jual rata-rata naik 19% menjadi rekor US$349. Omdia juga mencatat Transsion, grup yang menaungi Tecno dan Infinix, masih memiliki posisi kuat di Indonesia dan Filipina.
Le Xuan Chiew, Research Manager Omdia, menyebut kenaikan harga komponen memori membuat vendor harus memilih antara menaikkan harga, menekan margin, atau menurunkan spesifikasi. “Untuk wilayah di mana segmen di bawah $200 masih menyumbang sebagian besar volume, ini menciptakan tantangan yang sulit,” ujarnya seperti dikutip Hedra.ID dari situs resminya, Jumat (12/6/2026).
Bagi konsumen Indonesia, yang perlu ditunggu sekarang adalah pengumuman resmi dari Tecno Indonesia. Jika benar masuk dalam waktu dekat dan harganya bisa dijaga tetap kompetitif, Pova 8 5G berpotensi menjadi salah satu smartphone baterai besar paling menarik di pasar menengah tahun ini.