
- 5 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.

Hedra.ID, Jakarta - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold8 sebagai varian yang terbilang beda dari generasi Fold sebelumnya. Ponsel lipat ini membawa perubahan bentuk yang cukup mencolok dibandingkan generasi sebelumnya, dengan bodi yang lebih pendek, lebar, dan ringan.
Samsung juga sudah membuka pemesanan awal Galaxy Z Fold8 di Indonesia. Perangkat ini ditawarkan dengan harga mulai Rp26.499.000, sementara periode pre-order berlangsung hingga 13 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Perubahan paling terlihat pada Galaxy Z Fold8 ada pada proporsi bodinya. Saat dilipat, perangkat ini memiliki dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm. Ketika dibuka, dimensinya menjadi 161,4 x 123,9 x 4,5 mm.
Bentuk tersebut membuat Fold8 terlihat lebih pendek dan lebar dibandingkan desain seri Fold sebelumnya. Samsung menyebut pendekatan ini dirancang agar perangkat lebih nyaman digunakan untuk menonton video, membaca, bermain gim, dan menjelajahi konten di layar besar.
Bobotnya tercatat 201 gram. Samsung mengklaim angka tersebut menjadikan Galaxy Z Fold8 sebagai model Fold paling ringan yang pernah dibuat perusahaan. Perangkat ini juga lebih ringan dibandingkan Galaxy Z Fold8 Ultra yang berbobot 215 gram.
Untuk bagian engsel, Samsung menggunakan Armor FlexHinge yang telah disesuaikan dengan bentuk baru Fold8. Mekanisme engsel, tarikan layar, dan gaya magnetnya dirancang agar perangkat lebih mudah dibuka.
Galaxy Z Fold8 dibekali layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inci dengan resolusi 1.848 x 2.448 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate adaptif 1 sampai 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 3.000 nit.
Dalam posisi terbuka, layar utamanya mempunyai rasio mendekati 4:3. Samsung menilai format ini lebih sesuai untuk menonton video dan bermain gim. Saat perangkat diputar, rasionya berubah menjadi 3:4, yang ditujukan untuk membaca artikel, buku elektronik, atau halaman web.

Di bagian luar, terdapat layar 5,5 inci dengan resolusi 1.248 x 1.972 piksel dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Layar tersebut memakai rasio 10:16 untuk aktivitas singkat, seperti membalas pesan, membuka media sosial, menjelajah internet, dan menonton video vertikal.
Ukuran layar luarnya lebih kecil dibandingkan panel 6,5 inci pada Fold8 Ultra. Namun, Samsung memilih bentuk yang lebih lebar untuk membedakan karakter penggunaan Fold8 reguler.
Samsung memperkenalkan struktur layar bernama Flex Titanium pada lini Fold8. Teknologi ini menggabungkan lapisan berbahan campuran titanium dengan pelat titanium yang diperkuat untuk menopang panel lipat.
Menurut Samsung, struktur tersebut membantu menyerap tekanan dan benturan, memungkinkan bodi dibuat lebih tipis, serta mengurangi tampilan lipatan pada layar seiring penggunaan.
Klaim mengenai ketahanan dan perubahan lipatan tersebut masih berasal dari pengujian internal perusahaan. Hasilnya dalam pemakaian jangka panjang masih perlu dibuktikan melalui pengujian independen.
Galaxy Z Fold8 juga mengantongi sertifikasi IP48. Dalam kondisi pengujian Samsung, perangkat dapat bertahan di air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit.
Sertifikasi tersebut juga mencakup perlindungan terhadap benda padat berukuran lebih dari satu milimeter. Namun, perangkat ini belum sepenuhnya tahan debu.
Samsung tetap tidak menyarankan penggunaan ponsel di pantai atau kolam renang. Ketahanan air juga dapat menurun seiring pemakaian.
Galaxy Z Fold8 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy. Chip yang sama juga digunakan pada Fold8 Ultra, sedangkan Galaxy Z Flip8 memakai Exynos 2600.
Perangkat ini tersedia dalam konfigurasi RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Varian tertingginya menawarkan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB, meski ketersediaan setiap konfigurasi dapat berbeda di masing-masing pasar.
Galaxy Z Fold8 menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9. Dukungan konektivitasnya mencakup jaringan 5G, LTE, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.0.
Karena perangkat baru diumumkan, performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam multitasking, gim, pemrosesan AI, dan pengendalian suhu masih perlu dinilai melalui pengujian independen.
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 dengan dua kamera belakang. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan bukaan f/1.8, Dual Pixel AF, dan optical image stabilization. Kamera tersebut juga mendukung pembesaran berkualitas optik hingga 2x.
Kamera kedua merupakan ultrawide 50 MP dengan bukaan f/1.9 dan bidang pandang 120 derajat. Menurut Samsung, penggunaan dua sensor dengan resolusi yang sama membantu menjaga detail ketika pengguna beralih dari kamera utama ke ultrawide.
Perangkat ini juga mempunyai dua kamera depan beresolusi 10 MP. Satu kamera ditempatkan pada layar luar, sedangkan kamera lainnya berada di layar utama.

Berbeda dari Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8 reguler tidak memiliki kamera telephoto khusus. Model Ultra membawa kamera utama 200 MP, ultrawide 50 MP, dan telephoto 10 MP dengan optical zoom 3x.
Samsung menyediakan fitur Dual Recording untuk merekam kreator dan subjek secara bersamaan. Layar luar dapat digunakan sebagai pratinjau agar orang yang berada di depan kamera ikut melihat komposisi gambar.
Fitur My FanCam berbasis AI juga dapat mengikuti subjek yang dipilih dalam sebuah video. Setelah rekaman dibuka melalui aplikasi Gallery, sistem akan melacak orang tersebut dan menyesuaikan ulang bingkai berdasarkan rasio yang dipilih pengguna.
Samsung mengoptimalkan Galaxy AI dan Gemini untuk layar lipat Fold8. Layar utamanya dapat menampilkan beberapa aplikasi sekaligus, sehingga fitur AI dapat digunakan berdampingan dengan aplikasi lain melalui Multi Window.
Samsung juga memperlihatkan kemampuan AI untuk menjalankan tugas lintas aplikasi. Dalam salah satu contoh perusahaan, pengguna dapat memberikan foto sebuah lokasi kepada Gemini, meminta rekomendasi hotel di sekitarnya, lalu melanjutkan aktivitas lain ketika sistem menyusun pilihan.
Tindakan tertentu tetap memerlukan persetujuan pengguna sebelum dijalankan. Ketersediaannya juga bergantung pada akun, bahasa, negara, aplikasi, dan koneksi internet. Contoh yang diperlihatkan Samsung belum menjamin seluruh fitur tersebut tersedia di Indonesia sejak hari pertama.
Galaxy Z Fold8 menggunakan baterai ganda dengan kapasitas tipikal 4.800 mAh. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan baterai 4.400 mAh pada Galaxy Z Fold7, tetapi masih di bawah Fold8 Ultra yang memakai baterai 5.000 mAh.
Samsung mencantumkan waktu pemutaran video lebih dari 26 jam berdasarkan pengujian internal perusahaan. Untuk pengisian daya, Galaxy Z Fold8 mendukung adaptor kabel 45 watt. S
Samsung mengklaim baterainya dapat terisi hingga sekitar 63% dalam 30 menit dalam kondisi pengujian perusahaan. Adapun untuk adaptor dijual terpisah.
Selain itu, perangkat ini juga mendukung pengisian nirkabel hingga 20 watt dan Wireless PowerShare untuk mengisi perangkat lain yang kompatibel.
Kecepatan pengisian dan daya tahan baterai dalam penggunaan nyata dapat berbeda bergantung pada jaringan, suhu, aplikasi, tingkat kecerahan, dan pola pemakaian.
Samsung Indonesia mencantumkan harga Galaxy Z Fold8 mulai Rp26.499.000. Perangkat ini juga ditawarkan dengan opsi cicilan sekitar Rp736.083 per bulan. Namun, harga akhir dapat berbeda sesuai kapasitas penyimpanan, program pembayaran, dan promosi yang dipilih.

Galaxy Z Fold8 tersedia dalam warna Graphite, Cream, dan Lavender. Warna Pistachio ditawarkan secara eksklusif melalui Samsung.com, meski ketersediaannya dapat berbeda di setiap wilayah.
Selama masa pre-order, Samsung menawarkan sejumlah program, termasuk peningkatan kapasitas penyimpanan, promo bank, paket aksesori, tukar tambah, dan Samsung Care+. Nilai serta ketentuannya dapat berubah selama periode penjualan.
Galaxy Z Fold8 bukan sekadar versi lebih kecil dari Fold8 Ultra. Samsung mengubah proporsi perangkat agar layar utamanya lebih menyerupai tablet berformat 4:3, sementara layar luarnya difokuskan untuk interaksi singkat saat ponsel tertutup.
Pendekatan ini menghasilkan perangkat yang lebih ringan dan ringkas. Namun, ada beberapa kompromi, termasuk ukuran layar yang lebih kecil dibandingkan Fold8 Ultra dan tidak adanya kamera telephoto khusus.
Nilai utama Galaxy Z Fold8 akan bergantung pada kenyamanan bentuk barunya, kualitas layar untuk video dan bacaan, serta ketahanan baterainya dalam penggunaan sehari-hari. Ketahanan struktur Flex Titanium, performa jangka panjang, kualitas kamera, dan manfaat fitur AI masih perlu dibuktikan melalui ulasan independen setelah perangkat tersedia lebih luas.