- 8.8/10 (12 Reviews)

- 29 hari lalu
Ponsel lipat memperluas kemampuan smartphone, sedangkan ponsel minimalis membatasi gangguan. Bentuknya mirip, tetapi masalah yang dijawab berbeda.

Hedra.ID, California - Kampanye #PSBlackout mulai berlangsung hari ini, Senin (26/8/2026). Aksi yang digagas kelompok preservasi game Does It Play? itu mengajak pemain menjauh dari platform PlayStation selama sepekan sebagai protes terhadap rencana Sony menghentikan produksi cakram untuk rilisan game baru mulai 2028.
Peserta diminta tidak login, bermain, ataupun melakukan pembelian di platform PlayStation sampai 30 Agustus. Does It Play? kembali menyerukan aksi tersebut ketika periode blackout dimulai setelah sebelumnya mengumumkan rencananya pada akhir Juli.
“Jangan membeli, jangan bermain, bahkan jangan login, sampai Sony membatalkan upayanya mengakhiri kepemilikan dan game fisik,” tulis Does It Play? dalam seruannya beberapa waktu lalu di platform X.
Protes itu muncul setelah Sony Interactive Entertainment mengumumkan perubahan besar pada distribusi game PlayStation. Mulai Januari 2028, perusahaan tidak lagi memproduksi disc untuk game baru yang dirilis di konsol PlayStation.
“Produksi disc game fisik untuk semua game baru yang dirilis di konsol PlayStation akan dihentikan mulai Januari 2028,” kata Sony Interactive Entertainment dalam pengumumannya.
Kebijakan tersebut tidak berlaku surut. Sony menegaskan perubahan itu tidak berdampak pada game yang sudah dirilis ataupun game yang akan tersedia dalam format disc sebelum Januari 2028. Setelah tenggat tersebut, rilisan baru akan tersedia dalam format digital melalui PlayStation Store dan retailer.
Sony mengatakan perubahan itu mengikuti pergeseran preferensi konsumen dan industri hiburan dari media fisik menuju distribusi digital. Perusahaan menilai arah tersebut lebih sesuai dengan cara sebagian besar komunitasnya mengakses dan memainkan game saat ini.
Baca juga: Sony Tetap Hentikan Produksi Cakram untuk Game PlayStation Baru pada 2028
Does It Play? menentang arah tersebut dengan menyoroti keberadaan media fisik dan kepemilikan game. Lewat #PSBlackout, kelompok itu mencoba menyampaikan keberatan dengan menghentikan aktivitas dan pengeluaran di ekosistem PlayStation selama tujuh hari.
Namun, skala aksi ini belum dapat diukur. Belum ada data terverifikasi mengenai jumlah pemain yang benar-benar mengikuti #PSBlackout ataupun dampaknya terhadap aktivitas pengguna dan bisnis PlayStation.
Sony juga belum memberikan tanggapan publik yang secara khusus ditujukan kepada kampanye tersebut. Sementara itu, rencana menghentikan produksi disc untuk rilisan game baru pada Januari 2028 tetap berlaku.