- 8.8/10 (12 Reviews)

- sebulan lalu
Pemerintah menyiapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi di luar Komdigi. Independensinya akan ditentukan oleh desain pelaporan, anggaran, dan penegakan.

Hedra.ID, California - Meta Platforms dilaporkan telah menjadi salah satu pelanggan kecerdasan buatan terbesar Microsoft. Menurut Bloomberg, Jumat (21/8/2026), perusahaan induk Facebook dan Instagram itu menghabiskan ratusan juta dolar AS per tahun untuk mengakses model AI melalui layanan cloud Microsoft Azure.
Skala penggunaannya juga disebut besar. Seseorang yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada Bloomberg bahwa Meta menggunakan triliunan token setiap pekan melalui platform Microsoft. Token merupakan unit yang digunakan untuk mengukur konsumsi pemrosesan pada layanan AI. Sumber itu meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas informasi internal.
Namun, angka belanja maupun volume penggunaan tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Meta dan Microsoft sama-sama menolak berkomentar kepada Bloomberg. Laporan itu juga tidak mengungkap nilai kontrak tertentu atau berapa besar porsi kebutuhan AI Meta yang berjalan melalui Azure.
Hubungan tersebut menjadi bagian dari bisnis AI Microsoft yang terus berkembang melalui Foundry. Platform itu menyediakan akses ke berbagai model AI sehingga pelanggan tidak harus bergantung pada satu penyedia model.
Microsoft menyebut Foundry kini memiliki 100.000 pelanggan, termasuk 80% perusahaan Fortune 500. Lebih dari 10.000 pelanggan juga telah menggunakan lebih dari satu model melalui platform tersebut.
Bloomberg melaporkan pelanggan AI terbesar Microsoft saat ini masih banyak berasal dari industri teknologi. Selain Meta, perusahaan seperti Adobe, Perplexity, dan Sierra juga disebut termasuk pelanggan besar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis AI Microsoft tidak hanya datang dari perusahaan tradisional yang mengadopsi AI, tetapi juga dari sesama perusahaan teknologi yang membutuhkan akses ke model dan kapasitas komputasi dalam skala besar.
Bagi Meta, membeli akses ke model dari luar tidak bertentangan dengan upayanya membangun teknologi AI sendiri. Chief Technology Officer Meta Andrew Bosworth sebelumnya mengatakan perusahaan memang tidak membatasi pengembangan produknya pada satu model.
“Tersedia dalam berbagai model, Anda bisa menyewa salah satunya,” kata Bosworth dalam wawancara dengan Big Technology pada Juli. Ia menyebut Anthropic, OpenAI, dan Google sebagai contoh penyedia yang modelnya dapat digunakan dari luar.
Bosworth kemudian memperjelas pendekatan Meta dengan mengatakan. Menurut dia, sebagian pengembangan internal menggunakan model Meta sendiri, sementara pekerjaan lain juga memanfaatkan model dari Google, Anthropic, atau OpenAI. Pertimbangannya mencakup kemampuan model, harga, performa, dan latensi.
Pendekatan itu membantu menjelaskan mengapa perusahaan yang mengembangkan keluarga model AI sendiri tetap menjadi pembeli layanan AI dari perusahaan lain. Bloomberg juga melaporkan Meta membeli akses model melalui beberapa platform dengan mempertimbangkan ketersediaan dan biaya.
Salah satu sumber dalam laporan tersebut menyebut pengembang Meta pernah menggunakan teknologi OpenAI melalui Foundry untuk membantu mengevaluasi keluaran model buatan Meta. Meski menggunakan teknologi dari luar, Meta tetap menempatkan model internal sebagai bagian strategis dari bisnis AI-nya.
Bosworth mengatakan kepemilikan model sendiri memberi perusahaan kontrol lebih besar dan posisi tawar ketika menggunakan teknologi pihak ketiga. Dalam pandangannya, model bukan satu-satunya penentu produk AI yang berhasil; produk, distribusi, dan pengalaman pengguna juga menjadi bagian penting dari persaingan.
Laporan mengenai belanja Meta di Azure karena itu memperlihatkan dua jalur yang berjalan bersamaan: membangun kemampuan AI sendiri sambil menggunakan model dan layanan pihak ketiga ketika dibutuhkan. Namun, sampai Meta atau Microsoft membuka rincian kerja sama tersebut, besaran pengeluaran tahunan dan konsumsi triliunan token per pekan tetap merupakan angka yang dilaporkan Bloomberg berdasarkan sumber yang mengetahui persoalan, bukan data resmi kedua perusahaan.