- 8.8/10 (12 Reviews)

- 24 hari lalu
IMAX 70mm bisa layak dibayar lebih mahal daripada IMAX digital, tetapi hanya untuk film dan bioskop yang benar-benar memanfaatkan format tersebut.

Hedra.ID, Jakarta - Anker menghadirkan Nano MagSafe Power Bank Ultra-Slim 5.000mAh di Indonesia. Power bank magnetik ini mengandalkan desain sangat tipis, dukungan wireless charging Qi2 hingga 15W, serta USB-C 20W untuk pengguna yang membutuhkan tambahan daya tanpa membawa aksesori terlalu besar.
Perangkat dengan model bernomor A1665 ini hanya memiliki ketebalan sekitar 8,6 mm dengan dimensi kurang lebih 102 x 70,6 mm. Bentuknya yang ringkas membuat power bank dapat tetap menempel di belakang smartphone tanpa terlalu mengganggu penggunaan sehari-hari.
Country Director Anker Innovations Indonesia Flame Xia mengatakan kebutuhan pengguna power bank tidak selalu mengarah pada kapasitas yang semakin besar. Fokusnya lebih kepada pengisian yang singkat dan aman.
“Untuk aktivitas harian, banyak konsumen justru membutuhkan perangkat yang ringan, tipis, mudah ditempelkan ke smartphone, tetapi tetap memberikan pengisian daya yang cepat dan aman," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Hedra.ID, Selasa (18/8/2026).
Salah satu fitur utama Anker Nano adalah dukungan Qi2-certified magnetic wireless charging hingga 15W. Teknologi Qi2 menggunakan sistem magnet untuk membantu menjaga posisi coil charger dan smartphone tetap sejajar ketika proses pengisian berlangsung. Diklaim, pengisian nirkabel 15W mampu mengisi iPhone 16 Pro hingga sekitar 25% dalam 42 menit berdasarkan pengujian internal perusahaan.
Dukungan magnetik membuat perangkat ini paling praktis digunakan bersama iPhone yang kompatibel dengan MagSafe. Anker juga menyebut power bank tersebut mendukung perangkat lain berbasis Qi2, meski beberapa smartphone Android membutuhkan casing magnetik agar dapat menempel dengan baik.
Untuk pengguna yang membutuhkan transfer daya lebih cepat atau lebih efisien, tersedia pula USB-C dengan input dan output hingga 20W.
Anker memilih kapasitas 5.000mAh, lebih kecil dibandingkan power bank 10.000mAh atau 20.000mAh yang banyak beredar di pasaran. Namun, pendekatan tersebut memang mengejar portabilitas.
Selain itu, Anker memosisikan Nano sebagai power bank untuk perjalanan singkat, aktivitas di luar rumah, atau sebagai cadangan ketika baterai smartphone mulai menipis. Perlu dipahami pula bahwa kapasitas 5.000mAh yang tertulis pada power bank tidak berarti seluruh energi tersebut akan masuk ke baterai smartphone.
Anker menjelaskan power bank magnetik 5.000mAh biasanya memberikan kapasitas aktual sekitar 2.750–3.250mAh setelah memperhitungkan konversi energi dan kehilangan daya selama pengisian. Karena itu, perangkat ini lebih cocok untuk memperpanjang waktu penggunaan smartphone daripada mengisi penuh ponsel berbaterai besar dari kondisi kosong.
Desain yang semakin tipis juga menghadirkan tantangan pada pengelolaan panas, terutama ketika melakukan pengisian nirkabel. Anker membekali Nano Power Bank dengan sistem Smart Heat Control yang memanfaatkan graphene, dua sensor temperatur NTC, serta pengaturan daya secara otomatis.
Anker mengklaim sistem tersebut menjaga suhu perangkat tetap di bawah sekitar 40 derajat Celsius dalam kondisi pengujian perusahaan. Mengenai hal ini, Flame Xia mengatakan pengelolaan suhu menjadi semakin penting ketika power bank dibuat semakin tipis.
“Karena itu kami menggunakan graphene, sensor temperatur ganda, serta pengaturan daya secara pintar untuk memastikan bentuk yang ringkas tidak mengorbankan keamanan dan kenyamanan pengguna," ujarnya.
Sudah Dijual di Indonesia
Anker Nano MagSafe Power Bank Ultra-Slim 5.000mAh sudah tersedia melalui sejumlah kanal online resmi Anker Indonesia, termasuk Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Blibli. Harganya berada di kisaran Rp900 ribuan, tergantung toko dan program promosi. Salah satu listing resmi di Blibli, misalnya, menampilkan harga sekitar Rp999.000 pada saat artikel ini ditulis.
Dengan harga tersebut, Anker Nano bukan power bank 5.000mAh termurah di pasar. Nilai jual utamanya justru berada pada kombinasi bodi ultra-tipis, mekanisme magnetik, sertifikasi Qi2, wireless charging 15W, USB-C 20W, serta sistem pengelolaan panas.
Baca juga: Anker Hadirkan Zolo Power Bank 5.000mAh
Bagi pengguna iPhone yang sering bepergian dan hanya membutuhkan tambahan baterai untuk melewati sisa aktivitas sehari-hari, konsep power bank setipis ini cukup masuk akal. Namun, pengguna yang lebih mengutamakan kapasitas besar atau membutuhkan beberapa kali pengisian penuh kemungkinan tetap lebih cocok memilih power bank 10.000mAh atau lebih.
Anker Nano pada akhirnya tidak mencoba menggantikan power bank berkapasitas besar. Ia menawarkan pendekatan berbeda: tambahan daya yang cukup, tetapi dalam bentuk yang dibuat senyaman mungkin untuk tetap menempel di smartphone.