
- 19 hari lalu
Ponsel lipat memperluas kemampuan smartphone, sedangkan ponsel minimalis membatasi gangguan. Bentuknya mirip, tetapi masalah yang dijawab berbeda.

Hedra.ID, Jakarta - Motorola memperluas ekosistem perangkatnya di Indonesia dengan meluncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2. Dua TWS terbaru ini menawarkan fitur seperti Active Noise Cancellation (ANC), Hi-Res Audio, Spatial Audio, hingga daya tahan baterai mencapai 48 jam.
Berdasarkan informasi yang diterima Hedra.ID, Kamis (13/8/2026), keduanya resmi tersedia di Indonesia sejak 8 Agustus 2026. Moto Buds 2 Plus menjadi model lebih premium dengan teknologi Sound by Bose, sedangkan Moto Buds 2 menawarkan sebagian besar fitur utama dengan harga lebih terjangkau.
Country Head Motorola Indonesia Bagus Prasetyo mengatakan kehadiran perangkat tersebut menjadi bagian dari upaya Motorola memperluas ekosistem produknya. “Motorola menghadirkan ekosistem moto things untuk mendukung gaya hidup modern yang semakin dinamis,” ujarnya.
Moto Buds 2 Plus menggunakan kombinasi dynamic driver 11 mm dan balanced armature dari Knowles. Konfigurasi ini dirancang untuk menghasilkan bass yang lebih penuh sekaligus menjaga detail pada frekuensi tinggi.
Motorola juga menggandeng Bose untuk melakukan tuning suara dan Dynamic ANC. TWS ini mendukung Hi-Res Audio, codec LHDC, serta Spatial Audio untuk memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.
Untuk panggilan suara, terdapat enam mikrofon atau tiga mikrofon pada masing-masing earbud. Teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC) dan CrystalTalk AI digunakan untuk membantu mengurangi suara latar ketika melakukan panggilan di tempat ramai.
Daya tahan baterainya mencapai 9 jam dalam sekali pengisian dan hingga 40 jam bersama charging case. Moto Buds 2 Plus juga mendukung Dual Connection untuk terhubung ke dua perangkat sekaligus serta Wear Detection yang dapat menghentikan musik secara otomatis ketika earbuds dilepas.
Moto Buds 2 Lebih Murah, Baterai Justru Lebih Lama
Menariknya, Moto Buds 2 yang harganya lebih murah justru memiliki daya tahan baterai lebih panjang. Motorola mengklaim earbuds ini mampu digunakan hingga 11 jam sekali pengisian atau total 48 jam menggunakan charging case. Pengisian selama 10 menit juga disebut bisa memberikan tambahan waktu pemutaran hingga tiga jam.
Moto Buds 2 menggunakan kombinasi dynamic driver 11 mm dan Micro Planar Magnetic Driver 6 mm. Dukungan Hi-Res Audio, LHDC, dan Spatial Audio tetap tersedia meski tidak mendapatkan tuning Sound by Bose.
Fitur yang cukup menarik untuk kelas harganya adalah Dynamic ANC hingga 55 dB. Tersedia pula Transparency Mode sehingga pengguna masih dapat mendengar suara lingkungan tanpa harus melepas earbuds.
Selain itu, perangkat ini juga membawa enam mikrofon dengan ENC, Bluetooth 6.0, Dual Connection, serta Gaming Mode untuk mengurangi latensi ketika bermain game.
Motorola menjual Moto Buds 2 Plus seharga Rp999.000, sedangkan Moto Buds 2 dibanderol Rp499.000. Keduanya tersedia melalui Shopee serta jaringan ritel Erafone, Digiplus, dan Agres.ID.
Moto Buds 2 Plus hadir dalam warna Pantone Silhouette dan Cool White. Sementara Moto Buds 2 tersedia dalam Gray Mist, Violet Ice, dan Carbon.
Dengan selisih harga Rp500 ribu, pilihan keduanya cukup jelas. Moto Buds 2 Plus lebih cocok bagi pengguna yang memprioritaskan kualitas audio dan tuning Bose, sedangkan Moto Buds 2 menawarkan nilai yang lebih agresif dengan ANC 55 dB dan baterai lebih panjang.
Kehadiran dua perangkat ini juga menunjukkan strategi Motorola di Indonesia mulai bergerak lebih jauh dari sekadar smartphone. Setelah kembali memperluas lini ponselnya, perusahaan kini mencoba membangun ekosistem perangkat pendukung melalui kategori “moto things”, termasuk perangkat audio yang dapat digunakan bersama smartphone maupun perangkat lain.