
- 17 hari lalu
Rancangan AI Kill Switch Act menggeser regulasi AI menuju kendali operasional, dari pembatasan akses hingga penghentian sistem dalam kondisi darurat.

Hedra.ID, Jakarta - Motorola mulai memperjelas perangkat mana saja yang akan menerima Android 17. Lebih dari 50 model dari keluarga Razr, Edge, hingga Moto G masuk dalam daftar perangkat yang memenuhi syarat untuk memperoleh pembaruan sistem operasi terbaru Google.
Berbeda dari sejumlah produsen lain, Motorola tidak merilis satu daftar besar melalui pengumuman resmi. Informasi mengenai versi Android berikutnya biasanya diperbarui pada halaman dukungan masing-masing perangkat. Seperti dilansir di situs resminya, Senin (10/8/2026), Motorola mengingatkan bahwa jadwal dan ketersediaan pembaruan dapat berbeda berdasarkan model, wilayah, operator, dan kanal penjualan.
Android 17 telah dirilis Google pada 16 Juni 2026 dan mulai tersedia untuk perangkat Pixel yang didukung. Motorola kemudian memperluas program pengujiannya dan kini mulai bergerak menuju distribusi versi stabil pada perangkat tertentu.
Keluarga smartphone lipat Razr mendapatkan porsi cukup besar. Model seperti Razr 70 Ultra, Razr 70 Plus, Razr 70, Razr 60 Ultra, Razr 60, hingga Razr 50 Ultra masuk dalam daftar perangkat yang memenuhi syarat. Untuk keluarga Edge, perangkat yang tercantum antara lain:
Sementara itu, lini Moto G yang lebih terjangkau juga tidak ditinggalkan. Moto G87, Moto G86, Moto G86 Power, Moto G77, Moto G67, Moto G57 Power, hingga sejumlah Moto G keluaran 2025 dan 2026 termasuk dalam daftar. Motorola Signature juga dijadwalkan memperoleh Android 17.
Motorola sebelumnya memperluas program Android 17 Beta ke lebih banyak perangkat pada awal Agustus. Model yang mendapat akses pengujian mencakup Razr 70 Plus, Edge 70 Pro, Edge 70 Plus, Edge 70 Neo, Moto G Power 2025 dan 2026, Moto G 2025 dan 2026, serta Moto G Play 2026.
Program beta dilakukan melalui Motorola Feedback Network atau MFN. Karena masih berupa perangkat lunak pengujian, pengguna yang mengikutinya tetap berisiko menemukan bug, penurunan performa, atau masalah stabilitas.
Motorola menyarankan peserta beta mencadangkan data terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan.
Android 17 membawa sejumlah perubahan di tingkat sistem, termasuk peningkatan privasi, keamanan, konektivitas, dan pengalaman antarmuka. Selain itu, Google juga menghadirkan perlindungan OTP yang lebih ketat, Android Advanced Protection Mode, peningkatan keamanan koneksi, serta sistem Handoff yang memungkinkan pengguna melanjutkan aktivitas dari satu perangkat ke perangkat lain.
Pada perangkat Motorola, versi beta juga memperlihatkan perubahan pada panel notifikasi dan Control Center, tampilan jam layar kunci, menu Settings, volume mixer, serta peningkatan fitur Live Activities. Namun, tampilan dan fitur tetap dapat berbeda karena Motorola mengemas Android melalui antarmuka dan fitur miliknya sendiri.
Meski jumlah perangkat yang memenuhi syarat sudah lebih dari 50 model, daftar ini masih bisa berkembang. Motorola Edge 60 Neo, misalnya, belum secara eksplisit mencantumkan Android 17 pada halaman dukungannya. Namun, perangkat tersebut dijanjikan mendapatkan lima pembaruan Android utama sehingga secara teori masih berada dalam periode dukungan hingga Android 20.
Baca juga: Motorola Razr 70 Swarovski Edition Bocor
Motorola juga menegaskan pada halaman dukungannya bahwa rencana software dapat berubah dan waktu distribusi bisa berbeda berdasarkan perangkat maupun wilayah. Bagi penggunadi Indonesia, cara paling aman adalah mengecek pembaruan melalui Settings > System > System Updates dan menunggu distribusi OTA resmi.
Kabar baiknya, daftar yang semakin panjang menunjukkan Motorola mulai memberikan perhatian lebih besar pada masa dukungan software. Bukan hanya smartphone flagship Razr dan Edge, sejumlah perangkat Moto G yang lebih terjangkau juga mendapat kesempatan menikmati Android 17.