
- 16 hari lalu
Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 serta membuka preorder di Indonesia. Simak harga dan perbedaan utama ketiganya.

Hedra.ID, Jakarta - JBL menghadirkan pembaruan perangkat lunak untuk headphone Tour ONE M3, earbud Tour PRO 3, dan perangkat pendamping SMART Tx. Pembaruan ini mencakup penyetelan ulang karakter suara serta perubahan pada tampilan dan navigasi layar.
Ya, Tour ONE M3 kini mendapat sound curve baru melalui pembaruan over-the-air atau OTA. Menurut JBL melalui keterangan resmi yang diterima Hedra.ID, Jumat(7/8/2026), penyetelan tersebut mengacu pada Harman Curve dan telah melalui evaluasi panel uji dengar.
Adapun perubahan utamanya berada pada karakter bass yang dibuat lebih terkendali. JBL juga menyesuaikan frekuensi menengah dan tinggi untuk menghasilkan suara yang diklaim lebih seimbang dan jernih.
JBL mengatakan tuning baru itu telah divalidasi oleh SenseLab dari Force Technology. Namun, perusahaan ini tidak menyertakan hasil pengukuran maupun rincian metode pengujian dalam pengumumannya.
Pembaruan juga menyasar Smart Charging Case pada Tour PRO 3 dan SMART Tx yang disertakan bersama Tour ONE M3. Antarmukanya kini menggabungkan navigasi horizontal dan vertikal, disertai ikon yang lebih besar, tipografi baru, dan susunan menu yang lebih sederhana.
Perubahan tersebut dirancang agar pengguna dapat lebih cepat mengakses pengaturan, mengganti sumber suara, atau menggunakan fitur Auracast. Pembaruan antarmuka juga disalurkan melalui OTA ke perangkat yang sudah beredar.
Baca juga: Motorola Siapkan Moto Pad 70 Groove dengan 9 Speaker JBL
"JBL Tour ONE M3 andalan kami menjadi yang pertama menghadirkan sound curve terbaru ini, yang dirancang untuk menghasilkan pengalaman audio ternatural dan terjernih yang pernah kami capai hingga saat ini," ujar General Manager and Vice President Consumer Audio HARMAN Asia Pacific, Grace Koh.
HARMAN sebelumnya telah mengumumkan pembaruan lini Tour ini secara global pada 24 April 2026. Materi JBL Indonesia kembali memerinci perubahan tersebut untuk pengguna lokal, tetapi belum menjelaskan kapan distribusinya dimulai di Indonesia atau apakah versi firmware yang tersedia sama di setiap wilayah.