
- 16 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.

Hedra.ID, California - Apple dikabarkan menyiapkan sejumlah peningkatan untuk iPhone Air generasi kedua. Ponsel tipis tersebut disebut akan mendapatkan kamera belakang tambahan, Dynamic Island yang lebih kecil, serta chip baru yang lebih cepat dan hemat daya.
Informasi tersebut berasal dari catatan riset analis GF Securities, Jeff Pu yang dilansir GSM Arena, Sabtu (1/8/2026). Menurut laporan itu, iPhone Air 2 diperkirakan meluncur pada kuartal pertama 2027. Apple sendiri belum mengonfirmasi keberadaan perangkat maupun jadwal peluncurannya.
Apabila bocoran ini akurat, iPhone Air 2 tampaknya tidak akan membawa perubahan desain besar. Apple justru diperkirakan memperbaiki beberapa keterbatasan pada generasi pertama, terutama kamera belakang tunggal dan efisiensi dayanya.
Peningkatan paling mudah terlihat berada pada bagian kamera. iPhone Air 2 disebut akan membawa dua kamera belakang beresolusi 48 MP.
Kamera utama Fusion 48 MP akan ditemani kamera ultrawide 48 MP. Penambahan tersebut memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan sudut pandang lebih lebar, sesuatu yang tidak tersedia pada iPhone Air generasi pertama.
iPhone Air saat ini hanya memiliki satu kamera utama Fusion 48 MP. Meskipun Apple menawarkan opsi pembesaran 2x melalui pemotongan sensor, perangkat tersebut tidak memiliki kamera ultrawide maupun telefoto khusus.
Kamera belakang tunggal menjadi salah satu kompromi yang harus diterima Apple agar dapat mempertahankan bodi sangat tipis. Menurut laporan Bloomberg yang dikutip 9to5Mac, keterbatasan kamera juga menjadi salah satu keluhan yang paling sering disampaikan pengguna iPhone Air.
Namun, pengguna yang mengharapkan kamera telefoto kemungkinan masih harus memilih model Pro. Bocoran sejauh ini hanya menyebut penambahan kamera ultrawide pada iPhone Air 2.
Jeff Pu juga memperkirakan iPhone Air 2 akan memiliki Dynamic Island yang sedikit lebih kecil. Perubahan tersebut dapat memberikan ruang tampilan lebih luas tanpa mengubah ukuran layar secara keseluruhan.
Ponsel ini diperkirakan tetap menggunakan layar OLED berukuran 6,5 inci. Ukurannya sama dengan iPhone Air generasi pertama, yang sudah mendukung ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz, Always-On Display, dan tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nit.
Belum diketahui bagaimana Apple akan mengecilkan Dynamic Island. Perusahaan dapat menggunakan komponen Face ID yang lebih ringkas, mengubah tata letak sensor, atau mengurangi ukuran lubang kamera depan.
Kamera depannya sendiri diperkirakan tetap menggunakan sensor 18 MP dengan fitur Center Stage. Fitur tersebut memungkinkan kamera menyesuaikan komposisi dan bidang pandang agar pengguna tetap berada di dalam bingkai ketika mengambil foto atau melakukan panggilan video.
Pada bagian performa, iPhone Air 2 disebut akan menggunakan chip A20 Pro. Chip tersebut diperkirakan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer TSMC.
Sebagai perbandingan, iPhone Air generasi pertama ditenagai A19 Pro yang dibuat dengan proses 3 nanometer. Peralihan ke proses 2 nanometer berpotensi meningkatkan performa sekaligus menekan konsumsi daya, meskipun hasil akhirnya tetap bergantung pada rancangan chip dan pengelolaan panas perangkat.
Efisiensi menjadi aspek penting bagi seri iPhone Air. Generasi pertama memiliki ketebalan hanya 5,64 mm dan bobot 165 gram, sehingga ruang untuk baterai dan sistem pendingin lebih terbatas dibandingkan model iPhone Pro.
Apple mengklaim iPhone Air generasi pertama dapat digunakan untuk memutar video hingga 27 jam. Laporan terpisah menyebut perusahaan sedang berusaha meningkatkan daya tahan baterai pada generasi kedua, baik melalui baterai lebih besar maupun efisiensi komponen yang lebih baik.
Selain A20 Pro, Apple diperkirakan memasang dua chip konektivitas generasi baru, yakni modem C2 dan chip jaringan nirkabel N2.
Modem C2 akan menggantikan C1X yang digunakan pada iPhone Air saat ini. Sementara itu, N2 akan menjadi penerus N1 yang menangani koneksi Wi-Fi, Bluetooth, Thread, AirDrop, dan Personal Hotspot.
Apple mulai menggunakan lebih banyak chip konektivitas buatannya sendiri untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemasok eksternal. Pada iPhone Air generasi pertama, N1 sudah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread, sedangkan C1X diklaim sebagai modem iPhone paling hemat daya ketika diperkenalkan.
Penggunaan C2 dan N2 kemungkinan tidak hanya mengejar kecepatan koneksi. Integrasi yang lebih erat antara modem, chip utama, sistem operasi, dan perangkat keras juga dapat membantu Apple meningkatkan efisiensi baterai.
iPhone Air 2 diperkirakan meluncur sekitar Maret 2027 bersama iPhone 18 reguler dan iPhone 18e. Sementara itu, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat Apple disebut akan diperkenalkan lebih dahulu pada paruh kedua 2026.
Strategi tersebut menunjukkan Apple kemungkinan mulai membagi jadwal peluncuran iPhone menjadi dua periode. Model premium akan diperkenalkan pada semester kedua, sedangkan model reguler dan beberapa varian lain menyusul pada awal tahun berikutnya.