
- 6 hari lalu
Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertamanya, dengan layar 7,6 inci, chip A20 Pro, dan harga mulai US$1.999.

Hedra.ID, Taiwan - MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro, prosesor flagship yang menjadi chip ponsel pertamanya dengan proses manufaktur 2 nanometer TSMC. Chip baru ini menjadi langkah berikutnya MediaTek untuk memperluas posisinya di pasar smartphone premium, termasuk lewat kemampuan AI yang diproses langsung di perangkat.
Selain Dimensity 9600 Pro, MediaTek memperkenalkan Dimensity 9600M yang dibuat menggunakan proses 3 nm TSMC. Perusahaan mengatakan smartphone pertama yang menggunakan kedua chip tersebut akan hadir dalam waktu dekat.
Salah satu fokus Dimensity 9600 Pro adalah pemrosesan AI di perangkat. Chip tersebut dilengkapi neural processing unit atau NPU khusus yang dirancang untuk menjalankan aplikasi AI generatif yang lebih kompleks tanpa selalu mengandalkan pemrosesan di cloud.
MediaTek mengklaim NPU pada Dimensity 9600 Pro mampu meningkatkan performa sebesar 51 persen dibanding generasi sebelumnya ketika memproses prompt sebelum model AI mulai menghasilkan respons. Angka itu berasal dari MediaTek dan belum menggambarkan hasil pengujian independen pada smartphone yang dijual ke konsumen.
Peluncuran chip 2 nm ini datang ketika MediaTek berusaha mengambil porsi lebih besar di kelas flagship. Segmen tersebut semakin penting bagi pembuat chip seiring produsen smartphone menambahkan perangkat keras dan fitur AI yang lebih canggih ke perangkat premium.
JC Hsu, Corporate Senior Vice President MediaTek, melihat kenaikan harga smartphone sebagai peluang bagi perusahaan untuk memperluas kehadirannya di segmen tersebut.
“Seiring pasar secara keseluruhan bergerak ke harga yang lebih tinggi, saya yakin masih ada ruang bagi kami untuk meningkatkan pangsa di segmen flagship,” kata Hsu, seperti dikutip Reuters, Selasa (15/9/2026).
MediaTek juga mengatakan sedang bekerja sama dengan produsen smartphone untuk mencari cara menekan dampak kenaikan biaya komponen terhadap konsumen. Tekanan biaya menjadi perhatian ketika pertumbuhan industri AI meningkatkan kebutuhan terhadap berbagai komponen dan kapasitas produksi semikonduktor.
Baca juga: Google Merayu Marvell untuk Bangun Chip AI Inference Baru
Kehadiran Dimensity 9600 Pro sekaligus melanjutkan perpindahan industri chip seluler menuju teknologi manufaktur yang lebih maju. Bagi MediaTek, penggunaan proses 2 nm menjadi perubahan penting dari generasi sebelumnya, tetapi manfaatnya dalam penggunaan sehari-hari masih bergantung pada bagaimana produsen smartphone menerapkan chip tersebut pada perangkat masing-masing.
MediaTek belum merinci seluruh model smartphone yang akan menggunakan Dimensity 9600 Pro. Karena itu, performa, konsumsi daya, dan kemampuan AI pada perangkat komersial masih perlu dilihat setelah ponsel pertama dengan chip tersebut tersedia.