
- 6 bulan lalu
Jensen Huang, CEO NVIDIA, ungkap kebenaran tentang perlombaan AI antara AS dan Tiongkok serta dampak kebijakan Trump. Simak pernyataannya.

Jakarta. Hedra.ID - Untuk pertama kalinya, Indonesia akan diwakili oleh startup QuantumByte dalam kompetisi berskala internasional di Maryland, Mei 2026. Pencapaian ini dinilai sebagai langkah konkret bagi ekosistem teknologi tanah air menuju panggung investasi global.
QuantumByte meraih kemenangan dalam SelectUSA Indonesia Pitching Competition 2026 yang diselenggarakan di pusat kebudayaan @america, Jakarta, pada 26 Maret lalu. Kompetisi itu mempertemukan startup-startup terbaik Indonesia untuk memperebutkan satu slot di panggung internasional.
Sebagai pemenang, QuantumByte akan mewakili Indonesia di SelectUSA Investment Summit yang berlangsung 3-6 Mei 2026 di National Harbor, Maryland, Amerika Serikat. Delta Air Lines turut berperan dengan menyediakan tiket pulang-pergi gratis bagi pemenang untuk menghadiri acara tersebut.
Kesempatan ini sangat berarti bagi startup Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan akses ke investor-investor besar, tetapi juga membangun jaringan bisnis dengan perusahaan-perusahaan global yang hadir dalam puncak acara tersebut.
Kompetisi di Jakarta diselenggarakan dengan panel juri yang berisi figur-figur berpengaruh di ekosistem startup Indonesia. Mereka antara lain Heather Merritt selaku Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Melisa Irene dari East Ventures dengan pengalaman lebih dari satu dekade berinvestasi di Asia Tenggara, Firlie Ganinduto selaku Ketua ADIGSI, dan Novrizal Pratama dari MDI Indonesia.
Kehadiran Heather Merritt sebagai juri menunjukkan keseriusan pihak Amerika Serikat dalam menjaring startup potensial dari Indonesia. Acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga jalur investasi langsung ke pasar Amerika.
SelectUSA merupakan inisiatif dari Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Sepanjang operasinya, program ini telah menarik investasi lebih dari 130 miliar dolar AS dan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja di wilayah Amerika Serikat.
Angka itu menunjukkan skala kegiatan yang akan dihadapi QuantumByte di Maryland nanti. Acara ini juga merupakan bagian dari ekosistem investasi besar yang menghubungkan bisnis dari berbagai negara dengan investor di Amerika.
Pada tahun lalu, Fixransomware.com sebagai pemenang SelectUSA Indonesia 2025 berhasil finis ketiga di kelompoknya dalam World Finals. Selain itu, startup tersebut berhasil membangun saluran distribusi di Missouri, Amerika Serikat.
Kasus Fixransomware.com menunjukkan bahwa kesempatan di SelectUSA bukan hanya soal menang kompetisi, tetapi juga awal dari perjalanan bisnis yang lebih panjang. Bagi QuantumByte, ini bisa menjadi referensi tentang apa yang mungkin dicapai.
Meskipun antusiasme terhadap kemenangan QuantumByte sangat wajar, ada beberapa hal yang perlu dicatat. Pertama, belum ada informasi jelas mengenai bidang teknologi spesifik atau produk yang dikembangkan QuantumByte. Informasi ini akan penting untuk dipahami seiring waktu.
Kedua, kompetisi SelectUSA diikuti puluhan startup Indonesia lainnya. Banyak di antara mereka juga memiliki kualitas dan potensi yang tidak kalah. Juara kedua hingga ketujuh tidak disebutkan dalam laporan, tetapi mereka tetap berkontribusi pada kekayaan ekosistem startup tanah air.