- 8.8/10 (12 Reviews)

- 2 bulan lalu
Indonesia memilih jalan tengah di tengah perebutan chip dan AI global. Mineral kritis, talenta digital, dan hilirisasi menjadi kunci agar tidak sekadar jadi pasar.

Hedra.ID, Jakarta - Marshall Middleton II mulai dijual di Indonesia lewat jaringan ritel Erajaya Group. Speaker portabel ini dibanderol Rp5.199.000 dan tersedia dalam dua warna, Black and Brass serta Cream.
Produk ini hadir dengan garansi resmi TAM selama satu tahun. Konsumen bisa membelinya melalui erafone, iBox, Urban Republic, dan Official Store Marshall di marketplace. Selama periode peluncuran, pembelian Middleton II juga disertai bonus Marshall Willen II selama persediaan masih ada.
Daya tahan baterai menjadi salah satu fitur utama Middleton II. Marshall mengklaim speaker ini dapat digunakan lebih dari 30 jam dalam sekali pengisian penuh. Ada juga dukungan fast charging, dengan pengisian sekitar 20 menit untuk menambah waktu pakai hingga beberapa jam.

Untuk audio, Middleton II memakai teknologi True Stereophonic 360 derajat agar suara menyebar ke berbagai arah. Pengguna masih bisa mengatur bass dan treble lewat kontrol fisik di bodi speaker atau aplikasi Marshall Bluetooth.
Marshall juga membekali speaker ini dengan sertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Fitur lainnya mencakup mikrofon internal untuk panggilan hands-free, Bluetooth 5.3, koneksi AUX 3,5 mm, dan fungsi power bank untuk mengisi daya perangkat lain.
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi mengatakan kehadiran Marshall Middleton II di Indonesia menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pilihan perangkat audio premium untuk konsumen.
Menurut Joy, speaker ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kualitas suara tinggi dalam desain portabel, sekaligus fitur yang sesuai dengan mobilitas dan gaya hidup modern.
“Middleton II dapat memperkuat lini produk audio premium Erajaya di Indonesia dan melengkapi portofolio perangkat yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggan,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Hedra.ID, Selasa (7/1/2026).