
- 2 bulan lalu
Samsung resmi memperluas fitur Galaxy AI ke perangkat generasi sebelumnya melalui pembaruan One UI 8.5.

Hedra.ID, Seoul - Samsung telah membuka program beta One UI 9 untuk Galaxy S26 series, dengan Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra menjadi perangkat pertama yang mendapat akses uji coba. Perubahan apakah yang dibawa?
Seperti dilansir GSMArena, Selasa (16/6/2026), beta pertama One UI 9 tersedia untuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra di Jerman dan Inggris. Build awal yang disebut dalam laporan itu memakai versi firmware S94xBXXU2ZZEF, dengan huruf “x” menyesuaikan model perangkat.
Update tersebut dilaporkan berukuran sekitar 3,6 GB dan membawa patch keamanan Mei 2026. Untuk pengguna yang masuk program beta, ukuran ini membuat koneksi Wi-Fi stabil lebih masuk akal dibanding mengandalkan data seluler.
Samsung sendiri menyebut program One UI 9 beta tersedia untuk pengguna Galaxy S26 series di pasar tertentu, termasuk Jerman, India, Korea, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat. Pendaftarannya dilakukan lewat aplikasi Samsung Members.
One UI 9 membawa beberapa pembaruan yang arahnya cukup dekat dengan penggunaan sehari-hari. Salah satunya ada di Quick Panel, yang kini memberi ruang kontrol lebih luas terhadap tata letak, termasuk pengaturan ukuran brightness, suara, dan media player.
Samsung Notes juga mendapat tambahan alat kreatif, seperti decorative tapes dan variasi gaya garis pena. Sementara itu, aplikasi Contacts kini bisa terhubung langsung ke Creative Studio untuk membuat profile card personal tanpa perlu berpindah aplikasi.
Selain itu, bagian aksesibilitas ikut mendapat pembaruan. Samsung menyebut One UI 9 membawa pengaturan Mouse Key yang lebih fleksibel, paket TalkBack yang menggabungkan fitur Google dan Samsung, serta Text Spotlight untuk memperbesar teks yang dipilih dalam jendela terpisah.
Di sisi keamanan, Samsung menambahkan perlindungan terhadap aplikasi mencurigakan. Jika sistem mendeteksi aplikasi berisiko tinggi, perangkat dapat memberi peringatan, memblokir instalasi atau eksekusi, lalu merekomendasikan penghapusan melalui pembaruan kebijakan keamanan.
Status beta tentunya menjadi hal yang patut dipertimbangkan sebelum pengguna melakukan update. Dengan begitu, One UI 9 yang tersedia saat ini belum sama dengan update stabil, sehingga tidak otomatis cocok untuk semua pengguna Galaxy S26.
Samsung menjelaskan bahwa software beta bisa mengandung bug, error, fitur yang belum lengkap, atau perilaku yang tidak terduga. Perusahaan ini juga menyarankan pengguna melakukan backup data dengan Smart Switch sebelum memasang software beta.
Bagi pengguna yang memakai ponsel utama untuk kerja, komunikasi, pembayaran, atau kebutuhan harian lain, menunggu versi stabil bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Program beta lebih cocok untuk pengguna yang paham risikonya dan memang ingin mencoba fitur lebih awal.
Untuk sekarang, fokus One UI 9 masih berada pada Galaxy S26 series dan pasar tertentu. Belum semua perangkat Galaxy mendapat akses, dan jadwal rilis stabil tetap bergantung pada proses pengujian serta perbaikan dari masukan pengguna beta.
Bagi pengguna Galaxy di luar daftar pasar awal, kabar ini tetap penting sebagai gambaran arah software Samsung berikutnya. Fitur yang muncul di beta bisa memberi petunjuk tentang pengalaman One UI 9, tetapi detail akhirnya masih bisa berubah sebelum versi stabil dirilis lebih luas.