
- 18 hari lalu
Permintaan memori untuk pusat data AI menekan pasokan komponen smartphone, menaikkan harga, dan mempersempit pilihan perangkat murah.
Hedra.ID, California - Google kembali melanjutkan pengembangan Android 17 dengan merilis Android 17 QPR2 Beta 2 untuk sejumlah perangkat Pixel. Pembaruan ini mulai didistribusikan pada 3 Agustus 2026 melalui program Android Beta.
Android 17 QPR2 Beta 2 hadir dengan nomor build CP41.260717.006. Pembaruan tersebut menggunakan tingkat patch keamanan 5 Juli 2026 dan Google Play Services versi 26.23.34.
Pengguna yang telah mengikuti program beta sebelumnya akan menerima pembaruan melalui over-the-air atau OTA. Sementara itu, pengguna baru dapat mendaftarkan perangkat Pixel yang memenuhi syarat melalui laman Android Beta Program.
“Hari ini kami mengirimkan Android 17 QPR2 Beta 2 dengan build CP41.260717.006 untuk seluruh perangkat yang memenuhi syarat,” tulis tim Android Beta dalam pengumuman resminya, Rabu (5/8/2026).
QPR merupakan singkatan dari Quarterly Platform Release, yaitu pembaruan Android yang dikembangkan dan dirilis Google setiap kuartal.
Berbeda dari pembaruan keamanan bulanan yang umumnya berfokus pada penutupan celah keamanan dan perbaikan bug, QPR dapat membawa penyempurnaan antarmuka, peningkatan sistem, API baru, hingga fitur tambahan untuk perangkat Pixel.
Google mendistribusikan pembaruan QPR melalui Android Open Source Project atau AOSP. Untuk perangkat Pixel, versi stabilnya kemudian dapat hadir sebagai bagian dari Pixel Feature Drop.
Android 17 QPR2 juga membawa pembaruan SDK berskala kecil. Google menyebut rilis ini tidak memiliki rencana perubahan perilaku aplikasi yang besar sehingga kebutuhan pengujian kompatibilitas seharusnya lebih terbatas dibandingkan pembaruan Android utama.
Versi stabil Android 17 QPR2 diperkirakan dirilis pada Desember 2026 apabila Google mempertahankan jadwal pengembangannya saat ini.
Meski sudah tersedia untuk diunduh, Google belum memberikan daftar terperinci mengenai bug yang diperbaiki pada Android 17 QPR2 Beta 2. Catatan rilis resmi hanya menampilkan nomor build, tingkat patch keamanan, dukungan emulator, dan versi Google Play Services. Kondisi ini membuat perubahan pada Beta 2 belum terlihat sebesar pembaruan Android utama.
Pembaruan sebelumnya, Android 17 QPR2 Beta 1, memperbaiki sejumlah masalah pada perangkat Pixel. Di antaranya adalah kegagalan menghubungkan ulang perangkat Bluetooth, kontrol pemutar media yang sempat muncul di layar kunci, notifikasi yang menghilang, dan perangkat yang tiba-tiba melakukan restart saat Gemini dijalankan.
Namun, belum dapat dipastikan apakah Beta 2 membawa perbaikan tambahan untuk masalah baterai, performa, konektivitas, atau stabilitas aplikasi.
Salah satu perubahan visual yang ditemukan pada Android 17 QPR2 Beta 2 adalah ikon aplikasi Settings atau Pengaturan yang diperbarui.
Ikon tersebut sebenarnya telah terlihat pada sebagian perangkat yang menjalankan Android 17 QPR1 Beta setelah melakukan instalasi bersih. Namun, desain baru itu kini mulai diaktifkan lebih luas pada QPR2 Beta 2.
Google juga tidak lagi menampilkan nama kode “CinnamonBun” pada bagian identitas sistem. Dalam versi beta terbaru, nama tersebut digantikan dengan sebutan “DEV”. Perubahan ini kemungkinan hanya berkaitan dengan proses pengembangan internal dan belum tentu dipertahankan dalam versi stabil.
Selain dua perubahan tersebut, belum ditemukan banyak fitur baru yang terlihat langsung oleh pengguna. Fokus Beta 2 kemungkinan lebih banyak diarahkan pada penyempurnaan sistem dan persiapan menuju versi stabil.
Untuk saat ini, Android 17 QPR2 Beta 2 tersedia untuk perangkat berikut:
Image sistem untuk Android Emulator juga telah tersedia bagi pengembang yang ingin menguji aplikasi tanpa memasang versi beta pada perangkat utama.
Pixel 6 dan Pixel 6 Pro tidak memperoleh pembaruan QPR2 Beta. Google menyebut rangkaian Android 17 QPR1 Beta menjadi program beta terakhir untuk kedua perangkat tersebut karena masa dukungannya mendekati akhir.
Meski dapat digunakan oleh masyarakat umum, Android 17 QPR2 Beta 2 tetap merupakan perangkat lunak prarilis. Artinya, pengguna masih berpotensi menemukan aplikasi yang berhenti bekerja, konsumsi baterai berlebihan, gangguan konektivitas, atau perangkat yang tidak stabil.
Google mengingatkan bahwa keluar dari program beta dan kembali ke versi Android stabil dalam kondisi tertentu dapat menghapus seluruh data yang tersimpan di perangkat. Karena itu, pengguna disarankan mencadangkan foto, dokumen, percakapan, dan data penting sebelum memasang pembaruan.
Pengguna yang telah memasang QPR2 Beta 2 kemudian memilih keluar dari program beta akan menerima pembaruan downgrade. Proses pemasangan downgrade tersebut biasanya diikuti dengan penghapusan data perangkat.
Bagi pengguna yang ingin beralih ke Android 17 QPR1 versi stabil tanpa menghapus data, Google menyarankan keluar dari program beta sebelum memasang QPR2 Beta 2, mengabaikan paket downgrade, lalu menunggu pembaruan stabil tersedia.