- 8.8/10 (12 Reviews)

- 21 hari lalu
Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertamanya, dengan layar 7,6 inci, chip A20 Pro, dan harga mulai US$1.999.

Hedra.ID - Samsung memperkenalkan Galaxy SmartTag3 dengan perubahan yang cukup besar pada desain, daya tahan baterai, dan kompatibilitas. Tracker generasi baru ini dibuat lebih ringkas dan kini bisa digunakan dengan lebih banyak perangkat, termasuk perangkat berbasis iOS.
Dukungan lintas-platform menjadi salah satu perubahan penting pada SmartTag3. Generasi sebelumnya sangat bergantung pada ekosistem Galaxy, sedangkan model baru memperluas kompatibilitasnya ke Android dan iOS melalui sistem yang didukung Samsung.
“Galaxy SmartTag3 dirancang untuk membantu lebih banyak pengguna tetap terhubung dengan barang-barang yang penting bagi mereka, terlepas dari perangkat yang digunakan,” demikian penjelasan Samsung dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).
Meski demikian, dukungan iOS tidak otomatis berarti seluruh fitur akan bekerja sama persis seperti ketika SmartTag3 digunakan bersama perangkat Galaxy. Beberapa kemampuan dapat bergantung pada perangkat, platform, dan dukungan hardware yang tersedia.
Samsung juga mengubah bentuk SmartTag3. Bodinya dibuat lebih kecil dan ringan dibanding SmartTag2 sehingga lebih mudah dipasang pada barang seperti kunci, tas, koper, atau barang lain yang sering dibawa bepergian.
Ukuran yang lebih ringkas tidak membuat Samsung mengorbankan masa pakai baterai. Perusahaan justru mengklaim SmartTag3 dapat digunakan lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
Baterainya tetap dapat diganti. Artinya, pengguna cukup mengganti baterai ketika dayanya habis dan tidak perlu mengganti seluruh tracker.
“SmartTag3 menawarkan masa pakai baterai yang lebih panjang dalam desain yang lebih kecil dan ringan,” kata Samsung mengenai perubahan pada generasi barunya.
SmartTag3 menggunakan Bluetooth untuk membantu menemukan barang dalam penggunaan sehari-hari. Samsung juga mempertahankan Ultra-Wideband atau UWB untuk pencarian yang membutuhkan informasi posisi lebih presisi.
Ketika pengguna sudah berada cukup dekat dengan barang yang dicari, perangkat dengan dukungan UWB dapat membantu menunjukkan arah dan jaraknya. Untuk barang yang berada lebih jauh, tracker dapat memanfaatkan jaringan perangkat yang kompatibel untuk membantu memperbarui lokasi.
Samsung turut memberikan perhatian pada perlindungan terhadap pelacakan yang tidak diinginkan. Aspek ini menjadi semakin penting karena SmartTag3 kini dapat berinteraksi dengan ekosistem perangkat yang lebih luas.
Baca juga: Penjualan Galaxy Z Fold8 di Korea Naik 10% Setelah iPhone Duo Diumumkan
Daya tahan baterai yang disebut Samsung tetap merupakan estimasi berdasarkan kondisi pengujian perusahaan. Hasil sebenarnya dapat berbeda tergantung frekuensi penggunaan, fitur yang aktif, kondisi koneksi, dan perangkat yang digunakan.
Dengan SmartTag3, perubahan terbesar Samsung bukan hanya membuat tracker lebih kecil atau memperpanjang masa pakai baterainya. Perluasan kompatibilitas ke Android dan iOS menunjukkan upaya membawa SmartTag ke luar batas ekosistem Galaxy yang menjadi dasar generasi sebelumnya.