- 8.8/10 (12 Reviews)

- 4 hari lalu
Google resmi menghadirkan Google Meet di Apple CarPlay. Pengguna kini bisa ikut meeting audio-only dari mobil dan melihat jadwal rapat langsung di dashboard.

Hedra.ID, California -Rumor soal kehadiran iPhone Fold kembali jadi perbincangan. Setelah sempat muncul laporan yang menyebut perangkat ini mengalami kendala dalam tahap pengujian dan berpotensi mundur dari jadwal rilis, kabar terbaru justru menyebut sebaliknya.
Laporan terbaru dari Mark Gurman di Bloomberg, Kamis (9/4/2026), menyebut bahwa pengembangan iPhone lipat Apple masih berjalan sesuai rencana. Bahkan, perangkat ini disebut tetap akan diperkenalkan pada September, bersamaan dengan lini flagship terbaru Apple, termasuk iPhone 18 Pro.
Dalam laporannya, Gurman mengutip sumber internal yang menyebut bahwa proyek iPhone Fold masih berada di jalur yang diharapkan. Ini sekaligus membantah rumor sebelumnya yang menyebut Apple mengalami hambatan teknis dalam fase engineering test.
Jika tidak ada perubahan, iPhone Fold diperkirakan akan mulai dijual dalam waktu yang berdekatan dengan iPhone 18 Pro, atau tidak lama setelah peluncurannya.
Meski begitu, Apple disebut masih memiliki sejumlah tantangan, terutama di sisi produksi.
Seperti perangkat foldable pada umumnya, iPhone Fold diprediksi akan memiliki tingkat kompleksitas produksi yang lebih tinggi dibandingkan smartphone biasa.
Beberapa komponen yang disebut menjadi tantangan antara lain:
Karena faktor ini, Gurman menyebut bahwa ketersediaan awal iPhone Fold kemungkinan akan terbatas. Selain itu, timeline rilis juga masih bisa berubah mengingat produksi massal belum sepenuhnya berjalan.
Secara global, pasar smartphone lipat memang masih tergolong niche, tetapi terus menunjukkan pertumbuhan.
Menurut laporan dari International Data Corporation, pengiriman smartphone foldable global diproyeksikan terus meningkat, meski belum sebesar smartphone konvensional. Di Indonesia sendiri, tren ini juga mulai terlihat.
Data dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa pasar smartphone premium (di atas US$ 600) di Indonesia mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh meningkatnya daya beli dan minat terhadap perangkat flagship.
Beberapa brand seperti Samsung, Oppo, dan Huawei sudah lebih dulu menghadirkan perangkat foldable di Indonesia, dengan harga yang umumnya berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta ke atas.
Jika Apple benar merilis iPhone Fold, perangkat ini diperkirakan akan masuk ke segmen ultra-premium. Melihat harga iPhone flagship saat ini, banyak analis memperkirakan iPhone Fold bisa dibanderol di atas US$ 2.000 atau setara lebih dari Rp30 juta.
Meski tergolong mahal, pasar Indonesia untuk produk premium sebenarnya cukup kuat. Pasalnya, menurut data Statista, jumlah pengguna smartphone di Indonesia telah melampaui 190 juta pengguna, dengan tren upgrade ke perangkat premium yang terus meningkat, terutama di kota-kota besar.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun iPhone Fold kemungkinan bukan produk mass market, tetap ada segmen pengguna yang siap mengadopsinya, terutama kalangan profesional dan early adopter.
Berbeda dengan kompetitor yang sudah lebih dulu masuk ke pasar foldable, Apple terlihat mengambil pendekatan yang lebih hati-hati.
Selama ini, Apple dikenal tidak selalu menjadi yang pertama dalam mengadopsi teknologi baru. Namun ketika akhirnya masuk, perusahaan biasanya mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih matang dan stabil.
Jika iPhone Fold benar dirilis tahun ini, maka fokus Apple kemungkinan bukan hanya pada desain, tetapi juga pada daya tahan layar, kualitas engsel, dan pengalaman penggunaan jangka panjang, di mana menjadi tiga hal yang selama ini masih menjadi tantangan utama di perangkat foldable.
Meski laporan terbaru menyebut iPhone Fold tetap on track, satu hal yang perlu dicatat: jadwal peluncuran masih bisa berubah. Pasalnya, produksi massal belum sepenuhnya dimulai, dan dalam industri hardware, perubahan kecil dalam proses pengembangan bisa berdampak pada timeline secara keseluruhan.
Namun untuk saat ini, sinyal yang muncul cukup jelas: Apple tampaknya semakin dekat untuk akhirnya masuk ke pasar smartphone lipat. Kita lihat saja nantinya …