- 8.8/10 (12 Reviews)

- 7 hari lalu
Misi Artemis II kembali mencuri perhatian publik, bukan hanya karena berhasil membawa manusia kembali terbang jauh ke sekitar Bulan

Hedra.ID, Jakarta - Memasuki usia ke-16, PT ITSEC Asia Tbk meluncurkan solusi terbaru, IntelliBron Aman Enterprise yang dirancang sebagai perlindungan keamanan siber mobile tingkat enterprise yang dapat digunakan oleh institusi, mulai dari sekolah, perusahaan, hingga instansi pemerintah, tanpa membebani biaya individu pengguna.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima Hedra.ID, Kamis (16/4/2026), peluncuran ini diklaim sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya risiko keamanan digital di Indonesia, terutama dari perangkat mobile yang kini menjadi pusat aktivitas harian masyarakat.
Berbeda dari solusi keamanan konvensional, IntelliBron Aman Enterprise diklaim memiliki pendekatan berbasis institusi. Artinya, organisasi dapat berlangganan platform dan mendistribusikan perlindungan kepada seluruh anggotanya melalui kode aktivasi khusus.
Setelah diaktifkan, perangkat akan langsung mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman digital seperti malware, phishing, hingga pencurian data finansial.
Langkah ini menjawab salah satu celah terbesar dalam keamanan siber saat ini: penggunaan perangkat pribadi untuk aktivitas kerja atau pendidikan (bring your own device/BYOD). Satu perangkat yang tidak terlindungi bisa menjadi pintu masuk bagi serangan ke sistem organisasi.
Kehadiran solusi ini relevan dengan kondisi Indonesia yang menghadapi peningkatan signifikan dalam serangan siber. Data dari Badan Siber dan Sandi Negara menunjukkan bahwa jutaan anomali trafik siber terdeteksi setiap tahunnya, termasuk serangan phishing dan malware yang menargetkan pengguna individu.
Selain itu, maraknya penipuan digital yang menyamar sebagai layanan perbankan atau instansi pemerintah juga menjadi ancaman serius. Bahkan, aplikasi berbahaya yang terkait dengan judi online dan pencurian data semakin sering ditemukan di perangkat pengguna.
Dalam konteks ini, perlindungan di level individu menjadi sama pentingnya dengan perlindungan sistem organisasi.
Didirikan pada 2010, ITSEC Asia telah berkembang dari perusahaan layanan keamanan siber berbasis Jakarta menjadi perusahaan teknologi yang terdaftar di bursa saham sejak 2023. Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 400 profesional dan beroperasi di berbagai negara, termasuk Singapura, Australia, Uni Emirat Arab, dan Mauritius.
Selama perjalanannya, ITSEC Asia telah menyelesaikan lebih dari 7.000 proyek keamanan siber dan melayani lebih dari 300 klien dari berbagai sektor strategis seperti keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan.
Kinerja bisnisnya juga menunjukkan tren positif. Pada 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp527,1 miliar, di mana tumbuh sekitar 62% secara tahunan dengan laba bersih mencapai Rp65,4 miliar.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyebut bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kematangan bisnis sekaligus meningkatnya kebutuhan akan keamanan siber di era digital.
IntelliBron Aman Enterprise Jadi yang Pertama di Indonesia
Sementara itu, IntelliBron Aman Enterprise merupakan pengembangan dari versi individu yang sebelumnya sudah tersedia untuk masyarakat umum. Versi terbaru ini memperluas cakupan perlindungan ke level institusi, sehingga memungkinkan perlindungan kolektif bagi seluruh anggota organisasi.
Pendekatan ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia, karena mampu menggabungkan perlindungan individu dan institusi dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
“Ancaman yang dihadapi masyarakat Indonesia di ponsel mereka saat ini bukan sekadar isu teknis, tetapi risiko nyata seperti penipuan finansial dan pencurian data. Solusi ini memungkinkan institusi melindungi anggotanya tanpa biaya tambahan,” ujar Patrick.