- 8.8/10 (12 Reviews)

- sebulan lalu
Pemerintah AS membuka laman arsip UAP melalui WAR.GOV/UFO, tetapi rilis awal ini belum menjadi bukti alien dan masih berisi banyak kasus yang belum terselesaikan.

Hedra.ID, California - ChatGPT masih menjadi nama terbesar di pasar AI assistant. Namun, laporan terbaru Sensor Tower memberi sinyal bahwa posisi besar itu kini tidak lagi berarti pasar bergerak sepenuhnya di bawah kendali satu pemain.
Dalam laporan State of AI 2026 yang dikutip Hedra.ID, Rabu (17/6/2026), Sensor Tower menyebut ChatGPT memiliki lebih dari 1,1 miliar pengguna bulanan. Angka itu masih jauh di depan Gemini dan Claude. Meski begitu, pangsa True Audience ChatGPT turun ke 46,4% pada akhir Mei 2026.
Meskipun begitu, metrik ini tidak boleh dimaknai secara serampangan. True Audience dipakai Sensor Tower untuk melihat pengguna unik di aplikasi mobile dan web. Artinya, angka tersebut bukan ukuran kualitas model, pendapatan, jumlah pelanggan berbayar, atau seberapa intens satu pengguna memakai layanan AI dalam sehari.
Menurut laporan yang sama, Gemini berada di posisi berikutnya dengan pangsa 27,7%. Claude menyusul dengan 10,3%. Selain itu, TechCrunch juga mencatat jumlah pengguna bulanan Gemini berada di sekitar 662 juta, sementara Claude berada di 245 juta.
Data itu belum mengubah urutan teratas. ChatGPT masih memimpin dengan jarak yang jelas. Namun, turunnya pangsa di bawah 50% tetap menjadi penanda penting karena ChatGPT selama ini menjadi pintu masuk utama bagi banyak orang saat pertama kali mencoba chatbot AI.
Yang terlihat bukan sekadar ChatGPT kehilangan pengguna. Basisnya tetap tumbuh. Perubahan yang lebih menarik justru ada pada sisi lain: pesaing tumbuh lebih cepat, dan pengguna mulai terbiasa memakai lebih dari satu AI assistant.
Gemini punya keuntungan distribusi karena terhubung dengan ekosistem Google. Claude banyak dibicarakan untuk kebutuhan kerja berbasis teks dan disebut mulai mendekati tingkat retensi ChatGPT. Di luar tiga nama besar itu, layanan seperti Grok, Perplexity, DeepSeek, dan Meta AI masih berada di bawah 5% dalam data yang dikutip TechCrunch.
Turunnya pangsa ChatGPT tidak otomatis berarti pengguna meninggalkannya secara massal. Data Sensor Tower justru menunjukkan dua hal yang berjalan bersamaan: ChatGPT tetap membesar, sementara pasar AI assistant ikut melebar.
Sensor Tower menyebut ChatGPT menjadi aplikasi mobile tercepat yang mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan pada Mei 2026. OpenAI sebelumnya juga menyatakan ChatGPT memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif mingguan pada Februari 2026.
Perbedaan metrik ini penting karena masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda. Pengguna bulanan menunjukkan jangkauan. Pengguna mingguan memberi gambaran soal kebiasaan kembali. Pangsa True Audience menunjukkan posisi satu layanan dibandingkan layanan lain dalam pasar yang sama.
Bagi pengguna harian, perubahan ini terasa lebih praktis. Pilihan AI makin banyak, dan alasan memakai satu layanan tidak selalu sama. Ada yang tetap memakai ChatGPT untuk percakapan umum, Gemini karena dekat dengan layanan Google, Claude untuk pekerjaan teks panjang, atau Perplexity untuk pencarian berbasis sumber.
Pergeseran ini terjadi saat penggunaan AI secara umum terus naik. Sensor Tower memperkirakan waktu yang dihabiskan pengguna di aplikasi AI generatif mencapai 36 miliar jam pada paruh pertama 2026, naik dari 17,2 miliar jam pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Belanja pengguna di aplikasi AI juga ikut meningkat. Dalam rilisnya, Sensor Tower memperkirakan pendapatan in-app purchase dari aplikasi AI global akan melampaui US$4 miliar pada paruh pertama 2026.
Karena itu, kompetisi AI assistant tidak lagi berhenti pada pertanyaan siapa yang paling banyak dipakai. Perusahaan juga harus membuktikan apakah pengguna bersedia membayar, kembali secara rutin, dan menjadikan layanan tersebut bagian dari alur kerja sehari-hari.
Di titik ini, ChatGPT masih punya modal besar. Skalanya luas, mereknya kuat, dan posisinya sebagai produk AI arus utama sudah terbentuk lebih dulu. Namun, laporan Sensor Tower menunjukkan pasar AI assistant mulai bergerak ke fase yang lebih dewasa.
Dalam fase seperti ini, menjadi yang paling dikenal belum tentu cukup. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan tempat sebagai pilihan utama ketika pengguna makin mudah berpindah, membandingkan, atau memakai beberapa AI assistant sekaligus.